Berita

Presidium JaDI Konawe Selatan, Sutamin Rembasa/Ist

Nusantara

Tolak Rencana Kedatangan TKA Asal China Meski New Normal Sekalipun

SELASA, 16 JUNI 2020 | 20:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rencana pemberian izin kedatangan ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ke Sulawesi Tenggara (Sultra) di era new normal ditentang Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI).

"Yang perlu diketahui oleh Gubernur Sultra bahwa pemberlakukan new normal bukan berarti pandemik Covid-19 berakhir, melainkan jawaban bahwa virus tersebut masih sulit diatasi. Nah, di kondisi itu mestinya Gubernur paham dan tetap menolak rencana kedatangan TKA China tersebut," kata Presidium JaDI Konawe Selatan, Sutamin Rembasa dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/6).

Sutamin yang juga merupakan Ketua Relawan Covid-19 DPP Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sultra ini menambahkan, keputusan izin masuk TKA bisa kembali menambah keresahan masyarakat Sultra.


"Kami masyarakat Sultra saat ini masih hidup di tengah pandemik Covid-19. Saya saja sebagai relawan masih terus bergerak membantu masyarakat terdampak yang masih terlihat wajah keresahan. Pemerintah jangan menambah keresahan dengan mendatangkan TKA China di Sultra," tegasnya.

Di sisi lain, mendatangkan TKA asal China untuk menggairahkan aktivitas ekonomi juga dinilai sebagai alasan yang salah.

"Yang lokal dirumahkan, yang asing didatangkan. Ini aneh sekali. Kalau mau ingin hidupkan kembali ekonomi masyarakat Sultra, sediakan pekerjaan bagi masyarakat Sultra, bukan mendatangkan pekerja asing yang jumlahnya sampai ratusan itu," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya