Berita

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan/Ist

Hukum

Kasus Sarang Burung Walet Dipertanyakan Di Tengah Hiruk-pikuk Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Baswedan

SELASA, 16 JUNI 2020 | 17:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Di tengah hiruk-pikuknya perkembangan kasus penyiraman air keras yang sudah sampai ke meja hijau, muncul desakan penyelesaian kasus sarang burung walet, yakni penganiayaan di Bengkulu yang diduga melibatkan Novel Baswedan.

"Mahasiswa akan mempertanyakan dan akan mengawal kasus ini hingga ada titik terang. Hal ini tentu menjadi pertanyaan besar dari keluarga korban, jangan sampai masyarakat merasa hukum tidak berlaku bagi seorang Penyidik KPK," tegas mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam Jakarta, Rifal Maulana dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/6).

Menurutnya, law enforcement di Indonesia harus diberlakukan merata terhadap semua warga negara agar hukum tetap menjadi panglima di negara sendiri.


"Hukum adalah panglima di negeri ini, dan itu harus sama berlaku bagi siapapun. Penuntasan proses hukum menjadi parameter law enforcement, baik itu dilakukan oleh aparat penegak hukum itu sendiri," sambungnya.

Adapun perkara penganiayaan terhadap pelaku pencurian sarang burung walet di Bengkulu pada 2004 silam sempat membuat Novel yang saat itu menjabat Kasatreskrim Polres Bengkulu berstatus tersangka.

Kasus itu sempat dihentikan setelah diterbitkan Surat Keterangan Penghentian Perkara (SKPP). Namun, digugat praperadilan dan dikabulkan Pengadilan Negeri Bengkulu. Dalam putusannya, memerintahkan Kejaksaan Negeri Bengkulu untuk menyerahkan berkas kasusnya ke PN Bengkulu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya