Berita

Tentara Rakyat Korea/Net

Dunia

Pembelot Masih Berulah, Tentara Korea Utara Siap Siaga Di Perbatasan

SELASA, 16 JUNI 2020 | 10:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pasukan tentara Korea Utara atau Tentara Rakyat Korea (KPA) siap untuk mengambil tindakan jika para pembelot terus melakukan kampanye propanganda dengan menyebarkan selebaran anti-DPRK (Republik Rakyat Demokratik Korea).

Peringatan tersebut dirilis oleh kantor berita resmi KCNA pada Selasa (16/6). Di mana sebelumnya, pejabat senior Partai Pekerja Korea (WPK) sekaligus adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, juga telah memberikan peringatan akan mengerahkan militer untuk tindakan selanjutnya.

Dilansir Reuters, KPA mengatakan, pihaknya telah mempelajari rencana aksi untuk memasuki Zona Demiliterisasi (DMZ) sebagai benteng pertahanan sesuai dengan pakta antar-Korea.


"Tentara kami akan dengan cepat dan menyeluruh mengimplementasikan setiap keputusan dan perintah partai serta pemerintah," ujar KPA yang dikutip oleh media tersebut.

Ketegangan antara Pyongyang dan Seoul baru-baru ini dipicu oleh aksi beberapa kelompok pembelot yang secara teratur mengirim selebaran, bersama dengan makanan, uang kertas satu dolar AS, radio minik, hingga USB yang berisi drama dan berita dari Korea Selatan.

Pengiriman "paket" tersebut biasanya dilakukan dengan menggunakan balon di perbatasan atau botol melalui sungai.

Menanggapi hal tersebut, Korea Utara memperingatkan akan memutus hubungan antar-Korea jika Korea Sleatan tidak segera melakukan tindakan tegas terhadap aksi para pembelot.

Hingga saat ini, Korea Selatan diketahui telah megambil tindakan hukum terhadap dua kelompok pembelot yang telah menyulut ketegangan kedua negara.

Meski begitu, kelompok-kelompok tersebut juga dikabarkan terus melakukan aksinya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya