Berita

Bupati Garut, Rudy Gunawan/RMOL

Nusantara

Beli PCR Dari China Seharga Rp 3,3 Miliar, Bupati Garut: Kualitasnya Dijamin Bagus

SENIN, 15 JUNI 2020 | 20:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemda Garut resmi memiliki laboratorium swab test di RSUD dr Slamet. Kendati masih baru, laboratorium langsung beroperasi mulai hari ini.

Bupati Garut, Rudy Gunawan menjadi yang pertama melakukan swab test di laboratorium tersebut. Rudy menyebut, nantinya hasil swab test bisa diketahui dalam waktu 12 jam.

“Kami sudah punya PCR dan kapasitas uji sampelnya itu sebanyak 20 per 20 jam. Jadi bisa lebih cepat mengetahui hasil swab,” kata Rudy di RSUD dr Slamet Garut, Senin (15/6).


Biasanya untuk mengetahui hasil swab memerlukan waktu hingga 20 hari. Waktu tersebut cukup lama sehingga menyulitkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk melakukan pelacakan jika ada pasien yang positif.

Untuk alat Polymerase Chain Reaction (PCR) sendiri telah dibeli Pemda seharga Rp 3,5 miliar.

“Jadi nanti tidak usah ke Bandung. Bisa swab di sini. Ini agak terlambat (operasional laboratorium) karena barangnya telat. Ini barangnya didatangkan dari China. Kualitasnya dijamin bagus,” ucapnya dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Rudy menambahkan, saat menjalani swab test beberapa waktu lalu ia harus menunggu hingga delapan hari. Waktu yang terlalu lama itu tentu sangat membuat khawatir karena belum diketahui hasilnya.

“Nanti laboratorium ini diisi sama enam petugas termasuk dokter radiologinya. Di Priangan Timur, kami yang pertama punya alat ini. Kalau dari luar mau ikut tes bisa di sini,” ujarnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya