Berita

Ilustrasi seorang anak mengalungkan bendera Palestina di tubuhnya/RMOL

Dunia

Satu Suara Tolak Rencana Aneksasi Israel, Indonesia Dan Maroko Bisa Mobilisasi Dukungan Untuk Palestina

SENIN, 15 JUNI 2020 | 19:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rencana Israel untuk memulai secara formal aneksasi sebagian wilayah Tepi Barat Palestina pada 1 Juli mendatang memicu kecaman dan kekhawatiran banyak pihak, termasuk pemerintah Indonesia dan Maroko.

Kedua negara tersebut diketahui konsisten mendukung Palestina dan menentang keras rencana aneksasi itu.

"Jika hal ini (aneksasi) dilakukan, maka mimpi rakyat Palestina dan banyak negara lain di dunia, termasuk Indonesia dan Maroko, untuk melihat bangsa Palestina yang merdeka akan sirna. Ini juga akan menyebabkan instabilitas di kawasan Timur Tengah," kata Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Achmad Rizal Purnama saat menjadi pembicara dalam Webinar 'Refleksi 60 Tahun Hubungan Diplomasi Indonesia-Maroko, Menghadapi Tantangan Era 4.0 dan New Normal', Senin sore (15/6).


Selain itu, sambungnya, rencana aneksasi tersebut juga bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi PBB.

Sebagai salah satu bentuk upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk membantu Palestina adalah dengan menyuarakan sikap dalam pertemuan luar biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang digelar secara virtual beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, jelas Rizal, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mendorong OKI agar bersatu dan solid menentang aneksasi.

Menurut Rizal, Maroko juga bisa mengambil peranan serupa, sehingga Indonesia dan Maroko bisa berkolaborasi dan menyatukan suara menolak rencana aneksasi oleh Israel.

"Indonesia dan Maroko harus mendorong OKI untuk tetap bersatu dan memobilisasi dukungan internasional untuk menentang aneksasi tersebut," tegasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pemulihan Pasien Pasca-Stroke Lewat Teknologi Robotik, Siapa Takut?

Sabtu, 07 Februari 2026 | 20:03

10 Film Hollywood Dirilis Sepanjang 2026, Ada Spider-Man hingga Avengers: Doomsday

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:43

Huntara Bener Meriah Ditargetkan Siap Huni Jelang Ramadan

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:21

Perbaikan Program MBG untuk Indonesia Emas Menggema di Yogyakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:00

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai dengan Dukungan Sarana TPS3R Sekar Tanjung di Bali

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:54

Masuk Angin Vs GERD, Obat Herbal Tak Selalu Aman

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:09

Prabowo Curhat Tiap Mau Berantas Korupsi Ada Kerusuhan dan Adu Domba

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:51

PDIP Ajak Teladani Perjuangan Fatmawati Soekarno

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:15

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai Mertasari

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:48

Kawal Ketat Pergub Penggunaan Air Tanah di Gedung Jakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:27

Selengkapnya