Berita

Orang mengenakan masker di tengah pandemik Covid-19/Net

Dunia

Perluas Relaksasi, Australia Mulai Hapus Beberapa Pembatasan Sosial

MINGGU, 14 JUNI 2020 | 14:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Australia akan kembali memperluas pelonggaran pembatasan sosial di dua negara bagian terbesar, New South Wales (NSW) dan Victoria.

Pemerintah Australia pada Minggu (14/6) mengatakan, pihaknya akan mengurangi pembatasan sosial publik untuk perpustakaan, pusat komunitas, hingga klub malam di dua negara bagian tersebut.

perdana Menteri NSW, Gladys Berejiklian, mengatakan, pihaknya akan mengapus batasan 50 orang untuk ruangan indoor seperti di restoran dan gereja mulai 1 Juli. Nantinya, orang hanya diharuskan untuk menjaga jarak satu meter persegi satu sama lain.


Selain itu, melansir Reuters, klub malam dan festival musik juga akan diizinkan beroperasi mulai Agustus jika kasus baru tetap rendah.

Pada Sabtu (13/6), NSW sendiir melaporkan kasus Covid-19 pertama yang ditransmisikan secara lokal.

Seperti halnya NSW, pemerintah negara bagian Victoria juga memperluas pelonggaran pembatasan sosial. Di mana pub dan tempat-tempat lain saat ini dibatasi untuk 20 orang, bisnis dalam ruangan akan diizinkan memiliki hingga 50 pengunjung yang duduk mulai 22 Juni.

Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews,  mengatakan, semua olahraga untuk anak-anak akan mulai diizinkan. Pusat olahraga dalam ruangan dan ruang rekreasi fisik seperti pusat kebugaran akan diizinkan untuk menampung 20 orang, dengan batasan maksimal 10 orang dewasa per grup.

“Kami akan dengan senang hati membuka semuanya besok. (Tapi) kami tidak bisa melakukan itu. Karena jika kita lakukan, kita akan hampir memastikan bahwa kita akan memiliki gelombang kedua, ” ujar Andrews.

Secara keseluruhan, Australia merupakan negara yang terbilang berhasil mengendalikan penularan. Sejauh ini saja, Australia melaporkan 7.302 kasus Covid-19 dengan 102 kematian. Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan negara-negara maju lainnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya