Berita

Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis/Net

Dunia

Mulai Besok, Yunani Sambut Wisatawan Dari 30 Negara

MINGGU, 14 JUNI 2020 | 12:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mulai besok, Senin (15/6), Yunani akan menyambut para wisawatan dari sekitar 30 negara dengan aman setelah pemerintah mencabut aturan kuncian untuk membendung penyebaran virus corona baru.

"Pariwisata Yunani kembali," ujar Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis pada Sabtu (13/6), seperti dikutip dari AFP.

Setelah mengunci diri karena pandemik Covid-19, ekonomi Yunani yang banyak disumbang oleh sektor pariwisata memang babak belur.


Kendati sudah membuka diri, Mitsotakis meyakinkan bahwa Yunani tetap memprioritaskan kesehatan dengan berbagai regulasi ketat untuk para pelancong.

"Semuanya siap dalam hal memastikan bahwa kami memastikan pedoman jarak sosial yang tepat. Kami ingin pengunjung merasa aman. Saya tidak tertarik menjadikan Yunani tujuan nomor satu di Eropa," ujarnya.

"Saya tertarik menjadikan Yunani tujuan teraman di Eropa," imbuh Mitsotakis saat melakukan kunjungan ke situs arkelogi Akrotiri.

Dalam kunjungannya tersebut, ia juga mengungkap, pariwisata telah menyumbang hampir 25 persen dari PDB Yunani. Sehingga kuncian sangat berpengaruh secara signifikan.

Pembukaan kembali pariwisata juga tidak akan menyembuhkan luka tersebut secara langsung. Hanya akan ada sebagian kecil dari 33 juta jumlah wisatawan yang biasanya berkunjung ke Yunani pada musim panas ini.

"Kami akan mencoba menyelamatkan apa pun yang kami bisa untuk memastikan sektor ini tetap hidup dan dapat bertahan hidup. Yang jelas ini akan menjadi musim panas yang sangat sulit," paparnya.

Tepatnya mulai Senin, hanya Bandara Athena dan Thessaloniki yang akan dibuka untuk penerbangan ke sekitar 30 negara. Sementara bandara regional, termasuk Bandara Santorini baru akan dibuka kembali pada 1 Juli.

Hingga saat ini, Minggu (14/6), data dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan, Yunani memiliki 3.112 total kasus Covid-19, dengan 183 meninggal dan 1.374 dinyatakan sembuh.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya