Berita

Ilustrasi vaksin Covid-19/Net

Dunia

Gerak Cepat, Eropa Berhasil Dapatkan Kontrak Pasokan 400 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Dengan AstraZeneca

MINGGU, 14 JUNI 2020 | 06:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan farmasi multinasional Inggris-Swedia, AstraZeneca, telah sepakat dengan Aliansi Vaksin Inklusif Eropa (IVA) untuk memasok vaksin Covid-19 di kawasan tersebut.

Berdasarkan kontrak yang telah ditandatangani, AstraZeneca akan memasok hingga 400 juta dosis vaksin Covid-19 untuk menangani pandemik.

AstraZeneca pada Sabtu (13/6) mengatakan, pengiriman akan dimulai pada akhir 2020.


IVA sendiri merupakan kelompok yang dibentuk oleh Prancis, Jerman, Italia, dan Belanda untuk mengamankan dosis vaksin bagi semua negara anggota sesegera mungkin. Kontrak IVA dengan AstraZeneca merupakan yang pertama.

"Ini akan memastikan bahwa ratusan juta orang di Eropa akan memiliki akses ke vaksin ini, tentu saja jika itu berhasil dan kita akan tahu bahwa pada akhir musim panas," ujar kepala eksekutif perusahaan, Pascal Soriot kepada wartawan.

Ia juga mengatakan Aliansi akan bekerja sama dengan Komisi Eropa dan negara-negara lain di Eropa untuk memastikan semua orang di seluruh Eropa diberikan vaksin.

“Kami memiliki rantai pasokan yang sangat mandiri untuk Eropa," tambahnya.

Soriot mengungkap, Badan Regulasi Obat-obatan dan Produk Kesehatan Inggris (MHRA) telah menyetujui dimulainya uji coba fase III vaksin setelah studi menunjukkan kemanjuran dan keamanan yang cukup

Sementara itu, belum diketahui berapa jumlah yang harus dibayarkan untuk mendapatkan vaksin yang dikembangkan bersama dengan Universitas Oxford tersebut.

China, Brazil, Jepang dan Rusia juga diketahui telah menyatakan minatnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya