Berita

Ketua Departemen Pendidikan Kebudayaan Pariwisata dan Pemuda Partai Demokrat, Dede Yusuf/RMOLJabar

Politik

Dede Yusuf Dukung Atep Di Pilkada 2020 Meski Tak Ikut Penjaringan Demokrat

JUMAT, 12 JUNI 2020 | 02:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Meski tak ikut tahap penjaringan bakal calon di Partai Demokrat, eks pemain Persib, Atep Rizal malah didukung politisi senior Demokrat Dede Yusuf maju di ajang Pilkada 2020 Kabupaten Bandung.

Hal itu diungkapkan Dede yang juga Wakil Ketua Komisi X di DPR RI kepada para wartawan menyikapi ramainya nama Atep akan memeriahkan kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati Bandung tahun ini.

Bahkan tak ragu-ragu, Dede yang menjabat sebagai Ketua Departemen Pendidikan Kebudayaan Pariwisata dan Pemuda di Partai Demokrat itu memuji Atep walau baru sekitar sebulan menjadi kader partai.


“Kalau ada kader Demokrat yang hebat dan peduli kepada rakyat, saya dukung 100%. Termasuk Atep,” begitu kata mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (11/6).

Tak hanya itu, Dede Yusuf yang merupakan legislator dari dapil Jawa Barat II (Kabupaten dan Bandung  Barat) bahkan secara terbuka menyampaikan bila dirinya secara pribadi merestui Atep bertarung di Pilkada 2020.

“Kalau resmi dari partai belum. Tapi restu dari saya iya. Kalau restu dari partai bukan hak saya, (Soal membantu sosialisasi) nanti setelah ini saya diskusi. Saya istikharah lagi. Hasilnya saya kasih tau nanti,” ungkap Dede.

Sebagai informasi, saat ini ada 7 figur yang mengikuti tahapan penjaringan di partai Demokrat yakni Kader Partai Demokrat yang juga pengurus Inkindo (Ikatan Nasional Konsultan Indonesia) Bandung Deny Zaelani.

Lalu akuntan Ery Juwono, Ketua Laskar Aswaja (Ahlusunnah Wal Jamaah) Jawa Barat yang juga Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ade Abdul Azis, mantan caleg Demokrat dapil Jawa Barat XII Indra Aziz.

Kemudian, pengurus Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/ Polri (FKPPI) Baleendah Iyan Sofyan, aktivis pendidikan dari Kota Bandung yang sempat ikut seleksi di Partai Nasdem tapi gagal Asep B Kurnia, dan terakhir kader Demokrat Doni Mulyana.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya