Berita

Penerapan jaga jarak di terminal bandara Soekarno-Hatta/Istimew

Nusantara

Perlahan Bergairah, Penumpang Pesawat Naik Di Masa Adaptasi Covid-19

JUMAT, 12 JUNI 2020 | 01:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masa adaptasi Covid-19 yang memperbolehkan perjalanan menggunakan pesawat terbang terbukti mampu membuat sektor transportasi udara kembali bangkit.

Awalnya, pembatasan penumpang diterapkan maksimal 50 persen dari total kapasitas penumpang. Namun kini ditingkatkan menjadi 70 persen sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara 13/2020. Secara bertahap, kapasitas maksimal penumpang akan kembali ditingkatkan lagi.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin mengatakan, masa adaptasi yang dimulai pada 8 Juni, jumlah penumpang pesawat rute domestik dan internasional mulai merangkak naik.


“19 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II, jumlah penumpang pada 8-9 Juni rata-rata sekitar 7.000 penumpang setiap harinya. Pada 10 Juni meningkat menjadi sekitar 14.700 penumpang. Perlahan, jumlah penumpang kembali naik dan stakeholder di bandara tetap menjaga prosedur dijalani secara ketat," kata Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6).

Sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 07/2020, calon penumpang pesawat harus melengkapi surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid-Tes dengan hasil non-reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan.

Saat ini, maskapai Lion Air sudah kembali beroperasi bersama dengan Garuda Indonesia dan Citilink. Ke depan, sejumlah maskapai juga akan ikut membuka layanan penerbangan.

"Informasi yang kami terima, Air Asia Indonesia juga akan terbang mulai 19 Juni 2020. Jumlah penumpang memang masih jauh lebih rendah dibandingkan saat kondisi normal, namun sudah mulai bergairah kembali di masa adaptasi ini,” ujar Muhammad Awaluddin.

Peningkatan juga terjadi di angkutan kargo. Pada 10 Juni 2020, volume kargo mencatatkan angka tertinggi sepanjang Juni ini dengan 1,65 juta ton. Khusus Soekarno-Hatta pada tanggal itu, volume kargo mencapai 1,2 juta ton.

“Angkutan kargo di tengah pandemi Covid-19 ini memang yang paling terjaga. Seluruh bandara PT Angkasa Pura II juga fokus dalam penanganan kargo ini,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya