Berita

Promosi acara diskusi Teknokra Unila yang disebar di media sosial/Repro

Hukum

Gelar Diskusi Soal Papua, Teknokra Unila Dapat Ancaman Orang Tak Dikenal

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 14:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Lagi-lagi, sebuah acara diskusi yang dilakukan mahasiswa mendapat teror dari pihak-pihak tak dikenal.

Terkini, teror dialami Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teknokra Universitas Lampung (Unila). Diduga, teror tersebut lantaran Teknokra mengadakan diskusi daring bertema “Diskriminasi Rasial Terhadap Papua” yang seharusnya diadakan hari ini, Kamis (11/6), pukul 19.00 WIB.

Teror diterima Pemimpin Redaksi Teknokra Unila sekaligus Moderator seminar tersebut, Mitha Setiani Asih, dan Pemimpin Umum Teknokra, Chairul Rahman Arif .


Chairul mengaku mendapat telepon dari orang yang tidak dikenal yang menanyakan lokasi seminar daring dilakukan.

“Saya jawab dilakukan di rumah masing-masing, karena ini seminar daring. Setelah itu saya dapat pesan berisi screenshot e-ktp dan data pribadi saya. Isi pesannya 'Jangan macem-macem lah bikin diskusi yang memprovokasi',” beber Chairul, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (11/6).

Sementara teror yang dialami Mitha dengan meretas akun ojek online dan melakukan pemesanan berbagai makanan tanpa sepengetahuannya. Sejumlah pesanan makanan datang ke Sekretariat Teknokra Unila.

Selain itu, akun media sosial Mitha seperti Instagram dan Facebook juga kini tidak bisa diakses.

Saat ini, dua mahasiswa Unila ini akan melaporkan kasus teror tersebut ke pihak kepolisian, didampingi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung, LBH Pers, dan LBH Bandarlampung.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya