Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria/RMOL

Kesehatan

Wagub Ariza: Tes PCR Jakarta Sudah Di Atas Standar WHO, Kami Tingkatkan Terus

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 05:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Capaian uji usap (tes swab) dengan polymerase chain reaction (PCR) di Jakarta diklaim sudah melewati standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menjelaskan, saat ini Pemprov DKI Jakarta telah mencapai 179.682 orang. Angka tersebut melebihi standar pengetesan WHO untuk pelacakan kasus Covid-19 di suatu daerah, minimal 10.000 orang dari jumlah penduduk 1 juta jiwa.

"Di Jakarta sudah di atas 171 ribu lebih swab test PCR, artinya DKI sudah memenuhi standar pengecekan swab test sesuai WHO, di atas standar malah," kata Ahmad Riza Patria saat diskusi virtual dengan Koordinatoriat Wartawan Balai Kota/DPRD DKI Jakarta pada Rabu (10/6).


Meski demikian, pria yang akrab disapa Ariza ini memastikan DKI akan terus meningkatkan pelacakan kasus Covid-19 melalui tes PCR yang dianggap lebih akurat karena sampelnya diambil dari hidung dan mulut.

"Kami tingkatkan terus supaya angkanya bertambah minimal 10.000 orang, sehingga tracing dapat lebih mudah dilakukan,"lanjut Ariza dilansir Kantor Berita RMOLJakarta.

Ariza tak menampik adanya penambahan kasus baru sebanyak 234 orang pada Selasa (9/6). Namun tingginya kasus baru itu karena adanya akumulasi 40 hasil spesimen positif yang sedianya dilakukan di laboratorium swasta pada Sabtu (6/6) dan Minggu (7/6) lalu.

Di sisi lain, dari 234 kasus itu, sebanyak 110 kasus merupakan hasil tracing yang dilakukan Puskesmas di Jakarta.

"Memang ada peningkatan kemarin sebanyak 234 kasus baru, tapi 40 kasus di antaranya itu adalah akumulasi dari sebelumnya. Kemudian semakin tinggi kemampuan kami melakukan tes dan tracing tentu ada peningkatan (hasil positif)," katanya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya