Berita

mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi/Net

Hukum

Penyidik KPK Dalami Semua Tempat Persembunyian Nurhadi Dan Menantunya

RABU, 10 JUNI 2020 | 22:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami tempat-tempat yang dijadikan persembunyian tersangka Nurhadi dan Rezky Herbiyono saat menjadi DPO.

Hari ini, Rabu (10/6), KPK memeriksa mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono sebagai saksi untuk masing-masing tersangka dalam perkara dugaan suap terkait perkara di MA tahun 2011-2016.

Nurhadi menjadi saksi tersangka Rezky, dan sebaliknya Rezky juga menjadi saksi untuk Nurhadi.


"Saksi Rezky Herbiyono dan saksi Nurhadi diperiksa saling menjadi saksi untuk masing-masing tersangka RH dan NHD. Penyidik menggali seputar identitas dan hubungan antar keduanya," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (10/6).

Selain itu, KPK juga mendalami tempat yang menjadikan tempat singgah persembunyian Nurhadi dan menantunya itu sejak awal Februari hingga ditangkap penyidik KPK pada Senin malam (1/6).

"Juga keterangan para saksi mengenai tempat keberadaannya para tersangka NHD dan RHE selama dalam proses pencarian oleh Penyidik KPK yang saat itu ditetapkan sebagai DPO," terang Ali.

Selain periksa Nurhadi dan menantunya itu, penyidik KPK juga telah memeriksa satu orang saksi lainnya, yakni seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di MA bernama Kardi.

Kardi sendiri diperiksa untuk tersangka lainnya yakni Hiendra Soenjoto (HS) selaku Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MT).

"Penyidik mengkonfirmasi dan mendalami keterangan saksi terkait adanya dugaan aset milik TZ istri tersangka NHD yang berada di bawah kekuasaan saksi Kardi," pungkas Ali.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya