Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mempersilakan perguruan tinggi yang berada di zona biru dan hijau kembali buka/Istimewa

Nusantara

Pemprov Jabar Persilakan Perguruan Tinggi Kembali Buka, Jika Berada Di Zona Hijau Dan Biru

SELASA, 09 JUNI 2020 | 11:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mempersilakan bagi setiap rektorat di berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat membuka kembali kampusnya sesuai dengan situasi level kewaspadaan.

Hanya saja, terang Ridwan Kamil, kebijakan tersebut bukan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Kebetulan (pembukaan perguruan tinggi) bukan kewenangan provinsi. Tapi sebagai Gugus Tugas jawaban kita sederhana, selama universitas itu ada di zona biru dan zona hijau, maka rektor-rektor itu dipersilakan melakukan pembukaan, sesuai dengan situasi level kewaspadaan,” ucap Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (9/6).


Kendati demikian, tegas Emil, kebijakan tersebut tidak berlaku untuk perguruan tinggi yang berada di zona kuning atau zona merah.

“Kalau universitas yang ada di zona kuning atau merah itu belum boleh. Misalkan Jatinangor apa itu zonanya di cek. Kalau IPDN itu sudah mulai bisa melakukan pertemuan fisik dengan terbatas, jaga jarak dan lain-lain,” tandasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang diperoleh dari Pikobar pada Senin (8/6) pukul 12.14 WIB, pasien sembuh di Jawa Barat meningkat 99 pasien atau berada di angka 878.

Sementara, kasus positif corona di Jabar pun mengalami peningkatan 28 pasien menjadi 2.404. Adapun pasien yang meninggal dunia tidak mengalami peningkatan dan masih di angka 158.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya