Berita

Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah/Net

Nusantara

136 Kabupaten/Kota Berstatus Zona Kuning Covid-19, Gugus Tugas: Semua Dinamis, Masyarakat Harus Tetap Disiplin

SENIN, 08 JUNI 2020 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sebanyak 136 kabupaten/kota di 34 provinsi sudah masuk ke dalam kategori daerah dengan resiko rendah peningkatan kasus positif Covid-19 atau berstatus zona kuning.

Berdasarkan data yang dipaparkan Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah, belum ada kota yang berada di Provinsi DKI Jakarta yang bertransformasi menjadi zona kuning.

Namun begitu, Dewi Nur Aisyah menjelaskan bahwa setiap daerah memiliki potensi yang sama untuk bertransformasi ke zonasi yang lebih baik maupun ke arah yang memburuk.


"Kami ingin memngingatkan bahwa data Covid-19 (disetiap daerah) bersifat sangat dinamis," papar Dewi Nur Aisyah dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (8/6).

Sebagai contoh, ahli epidemiologi dan pakar informatika penyakit menular ini menyebutkan, bahwa daerah dengan zona hijau atau yang belum terdapat kasus positif Covid-19 bisa beralih ke zona oranye, kuning, merah, dan atau juga sebaliknya.

"Terdapat daerah-daerah yang sebelumnya mungkin tidak terdampak namun dapat berubah menjadi daerah-daerah dengan risiko rendah. Begitu juga ada daerah dengan risiko rendah yang dapat berpindah menjadi zona resiko sedang ataupun sebaliknya," jelasnya.

Oleh karena itu, dia berharap agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, demi mencegah penularan Covid-19 semakin melebar.

"Karena untuk melawan Covid-19 diperlukan upaya kolektif masyarakat bersama dalam menjalankan adaptasi Kebiasaan baru untuk hidup lebih bersih, hidup lebih sehat," pungkas Dewi Nur Aisyah.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya