Berita

Anggota Komisi I DPR, Christina Aryani/Net

Nusantara

Apresiasi PSBB Transisi DKI Jakarta, Christina Aryani: Kita Harus Cegah Kegagalan New Normal

SENIN, 08 JUNI 2020 | 17:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi yang diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta pada hari ini, diapresiasi oleh anggota Komisi I DPR RI.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar, Christina Aryani menyambut baik kebijakan yang diteken oleh Gubernur Anies Rasyid Baswedan untuk menyambut era kenormalan baru atau the new normal.

"Saya menyambut baik new normal atau yang dikenal sebagai PSBB transisi untuk DKI Jakarta," ujar Christina Aryani dalam keterangannya, Senin (8/6).


Christina Aryani menilai, ada beberapa catatan yang mesti diperhatikan oleh semua pihak, baik masyarakat umum maupun pelaku usaha. Pertama, wabah atau pandemi virus Corona baru (Covid-19) ini masih ada di tanah air khususnya di DKI Jakarta.

"Kemungkinan kita untuk terjangkit olehnya juga tetap ada. Hal ini harus selalu diingat oleh masyarakat dan pelaku usaha, sehingga kepatuhan pada protokol kesehatan pemerintah menjadi wajib hukumnya," urainya.

Kedua, lanjut Politisi Muda Partai Golkar ini, ikhtiar pemerintah menangani pandemi Covid-19 tidak akan berhasil jika tanpa dukungan serta kerjasama masyarakat dalam menghadapi kenormalan baru.

"Kita semua harus mencegah kegagalan new normal dengan tekad kuat dan kesadaran penuh mematuhi protokol kesehatan," ucap Christina Aryani.

Lebih lanjut, anggota DPR Dapil DKI Jakarta II ini menegaskan bahwa menghadapi tatanan dunia baru (the new normal) bukanlah sikap menyerah kalah.

"Melainkan sikap antisipatif dengan kesadaran menerima kenyataan serta kemauan untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang berubah untuk dapat bertahan dan terus berkarya," demikian Christina Aryani.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya