Berita

Penumpang KRL langsung alami meningkat setelah Pemprov DKI memberi pelonggaran aktivitas perkantoran/Net

Nusantara

Aktivitas Perkantoran Dilonggarkan, Penumpang KRL Langsung Melonjak Nyaris 2 Kali Lipat

SENIN, 08 JUNI 2020 | 14:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelonggaran aktivitas perkantoran di Jakarta sebagai bagian dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi langsung berimbas terhadap jumlah penumpang KRL.

Pada hari pertama pelonggaran aktivitas perkantoran di tengah PSBB transisi, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat hingga pukul 10.00 WIB, pengguna yang telah melakukan tap masuk di gate elektronik berjumlah 150.000 orang.

Jika dibandingkan masa PSBB sebelumnya, hingga pukul 10 pagi rata-rata penumpang hanya sekitar 80.000 pengguna setiap hari.


"Dengan demikian, volume pengguna KRL hingga pagi hari ini saja sudah mendekati volume pengguna KRL dalam satu hari di masa PSBB," ujar VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba saat dikonfirmasi, Senin (8/7).

Dirinya melanjutkan, frekuensi dan jadwal KRL mulai hari ini telah kembali normal. PT KCI telah mengoperasikan 935 perjalanan KRL per hari, bertambah 161 perjalanan dibandingkan frekuensi pada masa PSBB sebelumnya.

Sementara, walaupun Pemprov DKI mengizinkan 50 persen untuk kapasitas transportasi publik, namun PT KCI mengikuti aturan dari Kementerian Perhubungan yang mengizinkan untuk melayani 35-40 persen dari kapasitas per kereta.

"Agar batasan ini dapat diterapkan, upaya yang kami lakukan adalah membatasi akses masuk stasiun dan KRL, sehingga pengguna di stasiun-stasiun berikutnya juga dapat terlayani," tandas Anne Purba.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya