Berita

Achmad Yurianto/Net

Nusantara

Gugus Tugas Sarankan Pemda Makassar Bangun Rumah Sakit Darurat, Ini Alasannya

SENIN, 08 JUNI 2020 | 14:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perkembangan kasus positif virus corona baru atau Covid-19 di Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu yang diperhatikan secara khusus oleh Gugus Tugas Nasional.

Pasalnya, pemerintah daerah Kota Makassar disarankan untuk mendirikan rumah sakit darurat (RSD).

"Saran ke Pemda perlu dipikirkan untuk membuat RS Darurat, misalnya menggunakan Asrama Haji (Sudiang, Makassar)," ungkap Jurubicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/6).


Lebih lanjut, Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini menjelaskan dasar pertimbangan pembuatan RS darurat di Makassar.

Menurutnya, berdasarkan data perkembangan kasus Covid-19 di Makassar, jumlah kasus positif masih terus bertambah.

Berdasarkan data pekan kemarin, jumlah kasus positif di Sulawesi Selatan memang mengalami lonjakan yang cukup signifikan.

Tercatat, mulai Senin pekan lalu jumlah kasus positif di Sulawesi Selatan baru sebanyak 1.586 kasus positif.

Sementara hingga Minggu pekan kemarin, kasus positif di Sulawesi Selatan sudah sebanyak 1.904 kasus. Artinya, ada tambahan kasus positif sebanyak 318 kasus dalam sepekan.

Oleh karena data-data itu Achmad Yurianto menegaskan, pemerintah daerah di Makassar perlu membuat dan mengaktifkan RSD, agar potensi kasus bertambah bisa ditangani dengan baik.
 
"Sekarang datanya masih nambah terus dan kapasitas RS harus ditambah," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya