Berita

Ekonom senior UI, Djameter Simarmata (kiri) dan Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Siap Debat Dengan Luhut, Djamester: Saya Sudah Siap Sejak 13 Tahun Lalu

SENIN, 08 JUNI 2020 | 13:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dosen senior fakultas ekonomi Universitas Indonesia Djamester Simarmata mengaku telah siap menghadapi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Pandjaitan dalam debat terbuka mengenai kebijakan ekonomi dan utang negara.

Djamester mengatakan, telah mempersiapkan diri sejak 13 tahun lalu untuk dapat berdiskusi dengan pemerintah mengenai kebijakan ekonomi.

“Enggak ada yang perlu saya siapkan, saya sudah punya dari dulu. Udah saya bilang untuk mengenai masalah ini, telah saya kemukakan di Manado 13 tahun lalu. Ini orang ribut, begini, saya sudah 13 tahun lalu baru harus ada perhitungan tentang tingkat sustainibility,” ujar Djamester kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/6).


Dia menyampaikan, dalam kongres ekonomi tingkat dunia itu di Manado, Djamester berbicara di forum tersebut dan Menkeu Sri Mulyani baru diangkat jadi menteri oleh Joko Widodo.

“Waktu itu Sri Mulyani ada di sana cuman dia enggak ada dalam kongres, dia baru diangkat jadi menteri keuangan,” imbuhnya.

Ekonom senior ini menambahkan, maksud dan tujuan dia mengkritik kebijakan ekonomi Indonesia tertuju pada Menkeu Sri Mulyani dan Wamennya Suahasil Nazara yang merupakan bekas muridnya terdahulu.

“Jadi saya sebenarnya, saya duga kalau Pak Luhut yang mengangkat itu, sebagai bentuk respons dia karena saya selama ini memberi twit itu ke Sri Mulyani, Wamennya Suahasil yang bekas murid saya, dan Pak Jokowi, itu saja. Jadi enggak ada yang perlu disiapkan,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya