Berita

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyebut ada 4 wilayah yang kini telah berstatus zona kuning/Net

Nusantara

Gubernur Khofifah: Alhamdulilah, Empat Wilayah Jatim Sudah Berstatus Zona Kuning

SENIN, 08 JUNI 2020 | 10:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Upaya menekan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur kembali memberikan hasil positif. Per Minggu malam (7/6), tercatat ada 4 Kabupaten/Kota di Jatim yang berstatus zona kuning. Sebelumnya, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Ngawi, Kota Blitar. dan Kota Madiun berstatus zona merah.

"Dari 38 Kab/Kota di Jawa Timur, alhamdulilah yang sudah masuk kategori resiko rendah atau sudah masuk kategori zona kuning ada empat. Yaitu Kabupaten Ngawi, Kabupaten Lumajang, Kota Madiun, dan Kota Blitar," jelas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Minggu malam (7/6).

Gubernur Khofifah menjelaskan, zona kuning atau zona beresiko rendah ini merupakan wilayah-wilayah yang dalam dua minggu terakhir terjadi penurunan kasus konfirmasi positif Covid-19, PDP, ODP, dan kematian hingga 50 persen.


Selain itu, juga terjadi penurunan jumlah kasus konfirmasi positif, PDP, dan ODP yang dirawat di rumah sakit, sehingga kapasitas rumah sakit masih lebih dari cukup.

Untuk pemetaan metode baru ini, orang nomor satu Jatim ini menyebut telah mengacu kepada 10 indikator dari Gugus Tugas Pusat dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

"Jadi ini merupakan mekanisme yang merupakan pemetaan dari Gugus Tugas Pusat," imbuh Gubernur perempuan pertama Jatim ini.

Sebagai informasi, sesuai dengan 10 Indikator yang ditetapkan Gugus Tugas Pusat dan BNPB, Risiko Kenaikan Kasus Covid-19 terbagi menjadi empat. Zona Merah (Risiko Tinggi), Zona Oranye (Risiko Sedang), Zona Kuning (Risiko Rendah), dan Zona Hijau (Tidak Terdampak).

Untuk Jawa Timur sendiri, saat ini tercatat ada 4 wilayah berstatus zona kuning, 18 wilayah kategori zona oranye, dan 16 wilayah masih berstatus zona merah.

Dengan terus membaiknya kondisi pencegahan penyebaran Covid-19 ini, dirinya berharap wilayah lain pun bisa segera berstatus zona kuning, bahkan hijau.

Bahkan, diharapkan tak hanya sekadar menjadi zona kuning atau berisiko rendah. Jika nantinya di wilayah-wilayah tersebut sudah tidak ditemukan ODP maupun PDP, maka akan statusnya akan meningkat menjadi zona hijau atau zona tidak terdampak.

"Mudah-mudahan ini terus membaik, setelah zona kuning tidak ada ODP tidak ada PDP maka akan menjadi zona hijau atau zona yang tidak terdampak," ungkapnya optimistis.

Sementara itu, perkembangan Covid-19 di Jawa Timur per Minggu (7/6), masih mengalami peningkatan sebanyak 105 orang. Sehingga total kasus positif Covid-19 di Jawa Timur telah mencapai 5.940 orang dengan 3.876 di antaranya masih dalam perawatan.

Namun demikian, angka kesembuhan di Jatim terus menunjukkan tren positif tiap harinya. Per Minggu (7/6), ada 90 orang pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sehingga, jumlah pasien sembuh total mencapai 1.499 orang atau setara dengan 25,24 persen.

Untuk pasien meninggal bertambah 19 orang. Sehingga total kasus kematian terjadi di Jawa Timur akibat Covid-19 menjadi 502 orang atau setara dengan 8,45 persen.

Sedangkan untuk jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak 7.343 orang. Dan ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 25.516 orang. Serta kasus Orang Tanpa Gejala mencapai 20.489 orang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya