Berita

Suasana kerumunan saat terjadi adu mulut antara pesepeda dengan oknum Satpol PP DKI Jakarta/RMOL

Nusantara

Kronologi Arogansi Oknum Satpol PP DKI Berujung Adu Mulut Dengan Pesepeda

SENIN, 08 JUNI 2020 | 02:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seorang pesepeda bernama Dimas Aritanto yang sedang berolahraga di kawasan Bundaran HI terlibat adu mulut dengan oknum Satpol PP DKI, Minggu pagi (7/6).

Dimas menuturkan, ia bersama empat temannya bersepeda dari Kelapa Gading Timur. Saat tiba di Bundaran HI sekitar pukul 8:00 WIB, terdapat iring-iringan kendaraan Satpol PP sebanyak 10 unit kendaraan roda dua dan 1 unit roda empat.

Saat akan melanjutkan perjalanan dari bundaran HI menuju SCBD, tiba-tiba seorang oknum Satpol PP yang menunggangi sepeda motor dan berrompi loreng serta sticker bintang berwarna kuning di helmnya mencoba mendorong Dimas masuk ke lajur lambat dengan cara memepetkan sepeda motornya.


"Karena dianggap membahayakan pesepeda, saya menegur oknum Satpol PP tersebut karena apa yang dilakukan oknum itu sangat berbahaya apabila sampai pesepeda terjatuh," ungkap Dimas dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita RMOLJakarta.

Tidak terima dengan apa yang disampaikan Dimas, oknum tersebut langsung melintangkan motornya dengan arogan daan menantang dengan nada tinggi.

"Turun kamu kalau enggak terima," ujarnya Dimas menirukan oknum Satpol PP tersebut.

Dimas mengaku terpancing dan langsung turun dari sepeda hingga berujung adu mulut. Kejadian itu pun memancing pesepeda lainnya. Berniat membela rekannya, salah seorang oknum satpol PP lain menantang tidak takut dilaporkan.

Atas kejadian tersebut, Dimas meminta jajaran Pemda DKI untuk mengevaluasi tugas Satpol PP dalam melakukan pengawasan dan penindakan.

"Mohon ditinjau kembali apakah Satpol PP memiliki dasar hukum atau wewenang untuk menertibkan lalu lintas di jalan raya?" tandas Dimas.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya