Berita

Presiden Joko Widodo dan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo/Net

Politik

Survei Indikator: Publik Puas Kinerja Doni Monardo 63 Persen, Puas Kinerja Pemerintah 56,4 Persen

MINGGU, 07 JUNI 2020 | 21:06 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tingkat kepuasan publik pada Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 pimpinan Letjen Doni Monardo lebih tinggi dibandingkan kepuasan pada pemerintah dalam menangani virus corona.

Hal itu tercermin dalam survei teranyar Indikator Politik Indonesia yang diterbitkan pada hari ini, Minggu (7/6).

Kepuasan publik pada kinerja Joko Widodo cs di bulan Mei hanya sebesar 56,4 persen. Sedangkan kepuasan pada kinerja Doni Monardo dan tim sebesar 63,7 persen.


“Mayoritas publik cukup atau sangat puas atas kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di bawah pimpinan Doni Monardo, 63,7 persen,” ujar peneliti Indikator Burhanuddin Muhtadi dalam diskusi virtual, Minggu (7/6).

Tingkat kepuasan pada pemerintah ini menurun drastis dibanding Februari lalu yang mencapai 70,8 persen. Burhanuddin menilai hal itu terjadi karena pemerintah masih belum serius dan masih ada pejabat yang masih menjadikan masalah corona sebagai guyonan di bulan Februari.

“Waktu itu masih positif persepsi publiknya. Saat itu, pernyataan yang saya ajukan, ada WNI di China yang harus dipulangkan dan dikarantina dulu, itu masih positif (responsnya)," tegasnya.

Survei ini digelar pada 16 hingga 18 Mei 2020 dengan melibatkan 1.200 responden dengan penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya