Berita

Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens/Net

Politik

Isu Kudeta Hanya Bargaining Position Boni Hargens Pada Pemerintah

MINGGU, 07 JUNI 2020 | 15:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Isu kudeta atau menggulingkan pemerintahan sah di tengah pandemik Covid-19 ini dinilai sebuah isu yang terbalik.

Peneliti Insititut Riset Indonesia (INSIS) Dian Permata mengatakan, jika dikaitkan kudeta dengan Covid-19, maka yang terjadi adalah demokrasi yang di kudeta oleh pemerintah.

"Jika mengaitkan kudeta dan Covid-19 maka justeru yang terjadi adalah sebaliknya. Sistem demokrasi bisa saja dikudeta oleh pemerintah," ucap Dian Permata kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (7/6).


Dian pun mencontohkan kasus di Hongaria. Di mana, Covid-19 disalahgunakan untuk menguatkan posisi pemerintahan dengan segala alat untuk mempertahankan kekuasaan.

"Kecurigaan tersebut bisa saja mengarah pada lahirnya UU 2/2020. Di mana UU tengah menjadi sorotan dan akan diuji materi ke MK oleh masyarakat," terang Dian.

Selain itu, Dian pun menanggapi isu kudeta yang digaungkan oleh Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens.

"Tudingan Boni Hargens layak dikunyah secara seksama dalam tempo sesingkat-singkatnya. Ke mana peluru tudingan itu diarahkan," katanya.

"Banyak pihak khawatir tudingan tersebut sebagai alat bargaining position Boni terhadap pemerintahan. Fadli Zon pun menduga hal tersebut," pungkas Dian.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya