Berita

Sekretaris BUMN periode 2005-2010, M. Said Didu/Net

Politik

Said Didu: Cukong Kekuasaan Tidak Rela...

MINGGU, 07 JUNI 2020 | 12:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Selama politik masih dikendalikan oleh “cukong kekuasaan”, maka susah bagi pebisnis muda untuk menjadi presiden di tahun 2024.

Demikian tegas pengamat kebijakan publik, Said Didu saat mengisi webinar yang diselenggarakan WSJ Channel dengan tema “Mungkinkah Presiden RI 2024 Dari Kalangan Pebisnis Muda?”

"Cukong kekuasaan tidak rela pebisnis jadi pemimpin. Jadi kita tidak bisa berteori terlalu banyak jika masih begini terus," ungkapnya pada melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting, Minggu (7/6).


Sekretaris BUMN periode 2005-2010 ini juga mengatakan perebutan kursi selama ini terjadi bukan oleh kaum intelektual, melainkan para cukong kekuasaan.

Menurut Said Didu, cukong kekuasaan tersebut bermain bersama partai politik. Hal inilah yang membuat pebisnis muda tidak bisa mendapat restu menjadi pemimpin.

"Bagaimana memperbaiki negeri ini di tengah oligarki kekuasaan jika pimpinan parpol masih itu aja?" jelasnya.

Selain itu alasan lainnya pebisnis muda kesulitan menjadi presiden lantaran rakyat yang menjual suaranya kepada cukong kekuasaan.

"Kalau dia (rakyat) menjual suaranya kemarin, maka nggak usah mengeluh kalau listrik naik tiba-tiba naik,” imbuh Said Didu. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya