Berita

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Kalau Hanya Jokowi Yang Dikudeta, Pucuk Pimpinan Beralih Ke Maruf Amin

MINGGU, 07 JUNI 2020 | 10:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kemunculan isu kudeta oleh pihak tertentu dinilai terlalu berlebihan. Isu ini hanya dilakukan oleh orang yang terlalu khawatir Presiden Joko Widodo tumbang.

Begitu kata pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menanggapi isu kudeta yang dihembuskan Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (7/6).

"Isu kudeta menurut saya berlebihan dan dihembuskan oleh orang-orang yang ketakutan terhadap tumbangnya pemerintahan Jokowi," ujarnya.


Menurutnya, kudeta merupakan langkah inkonstitusional dan tidak dikenal dalam konstitusi. Sehingga dia yakin hal itu tidak akan terjadi di Indonesia.

“Kudeta itu kan inkonstitusional, itu tidak dikenal dalam konstitusi. Sangat tidak mungkin terjadi, apalagi katanya dari orang dalam," katanya.

Saiful mengurai, jika Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin dikudeta, maka yang akan mengambil alih kekuasaan adalah triumvirat, yaitu Menteri Dalam Negari Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Tugas mereka adalah menyegerakan penyelenggaraan pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden baru.

Namun demikian, jika hanya Joko Widodo yang dikudeta, maka pucuk pimpinan beralih ke Wakil Presiden Maruf Amin.

"Kalau tidak berbarengan, ya Jokowi masih bisa digantikan Maruf Amin. Tapi kalau bersama-sama maka peran Triumvirat dominan," terang Saiful.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya