Berita

Snoop Dogg/Net

Hiburan

Gerah Dengan Donald Trump, Snoop Dogg Akan Gunakan Hak Pililh Untuk Pertama Kalinya

MINGGU, 07 JUNI 2020 | 09:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rapper legendaris, Snoop Dogg, mengaku belum pernah menggunakan hak pilihnya sebagai warga Amerika Serikat (AS). Namun ia menekankan akan menggunakan hak pilihnya pertama kali untuk menendang Donald Trump dari kursi presiden.

Berbicara dalam sebuah wawancara radio, Real 92.3, rapper "Young, Wild & Free" tersebut mengaku sudah tidak tahan dengan kepemimpinan Trump. Sehingga ia berkomitmen untuk menggunakan hak suaranya pada pemilihan presiden AS yang dijadwalkan pada 3 November mendatang.

"Aku tidak pernah memilih dalam hidupku, tetapi tahun ini aku pikir aku akan keluar dan memilih karena aku tidak tahan melihat 'punk' (Trump)  ini di kantor satu periode lagi," ungkap Snoop yang memiliki nama asli Calvin Cordozar Broadus Jr..


Penduduk California tersebut menjelaskan, ia pernah mendapatkan hukuman terkait dengan kejahatan narkoba pada 1990 dan 2007. Pada saat itu, ia percaya warga dengan catatan kriminal tidak diizinkan untuk memilih.

Selain itu, rapper yang telah menjual hampir 60 juta copy album tersebut akhir-akhir ini vokal dalam menyuarakan dukungannya terhadap gerakan Black Lives Matter (BLM). Di mana saat ini, seluruh penjuru AS tengah dipenuhi oleh protes anti-rasisme yang dipicu dengan kematian pria kulit hitam, George Floyd.

Snoop menyiratkan bahwa ia akan membantu gerakan BLM dengan menggunakan 'kekuatannya', seperti menggunakan platform musik untuk menyebarkan pesan.

Dalam kesempatan itu, Snoop juga mendorong semua orang untuk tetap aman selama protes dan pandemik, melansir Sputnik.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya