Berita

Walikota Semarang, Hendrar Pribadi, memutuskan untuk memperpanjang PKM kedua kalinya/RMOLJateng

Nusantara

Warganya Masih Belum Disiplin, Walikota Semarang Perpanjang PKM Hingga 21 Juni 2020

MINGGU, 07 JUNI 2020 | 01:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, bersama jajaran Forkopimda Kota Semarang kembali memutuskan memperpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di ibukota Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Perpanjangan PKM di Kota Semarang ditetapkan selama 14 hari, yang akan dimulai pada 8 Juni hingga 21 Juni 2020.

Hal tersebut disampaikan Hendi, panggilan akrab walikota, dalam  konferensi pers yang digelar Sabtu (6/6).


Hendi menegaskan, keputusan ditetapkannya PKM jilid 3 bukan semata-mata karena tren angka positif Covid-19 yang masih meningkat di Kota Semarang.

Karena, menurut Hendi, peningkatan kasus Covid-19 terkonfirmasi di Kota Semarang disebabkan tes massal secara masif.

Tak hanya itu, transportasi umum yang sudah kembali dibuka, seperti bandara, pelabuhan laut, dan stasiun kereta api juga dirasa mempengaruhi peningkatan angka positif Covid-19 di Kota Semarang.

Namun alasan yang lebih utama, keputusan perpanjangan PKM di Kota Semarang karena melihat tingkat kedisiplinan masyarakat yang masih rendah dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Jadi bukan karena tren positif meningkat, tapi masyarakat di Kota Semarang tidak juga kunjung berdisiplin. Kalau kita maunya ditutup saja, lalu semua disterilkan. Tapi ada tetangga-tetangga kita yang bekerja di Kota Semarang, yang kemudian juga harus kita amankan," terang Hendi.

"PKM ini adalah jalan tengah, jadi harus diikuti, jangan ada tawar menawar lagi. Jangan kemudian melanggar perwal tentang PKM ini," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi juga meluruskan terkait pernyataannya memperbolehkan kegiatan pernikahan, yang kemudian dirasa disalahartikan sebagai lampu hijau untuk masyarakat menggelar resepsi pernikahan.

"Hari ini saya lihat di beberapa media menyebutkan Hendi tidak melarang resepsi pernikahan. Saya tegaskan, tidak pernah ada pernyataan tentang resepsi. Saya jelas mengatakan pernikahannya, bukan resepsinya," klarifikasi Hendi.

"Menikah boleh saja, tapi kegiatannya tetap dibatasi. Maksimal 30 orang dan tetap menekankan unsur SOP kesehatan,” imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Di sisi lain, Hendi juga meyakinkan, dengan diambilnya keputusan perpanjangan PKM tersebut, distribusi bantuan sosial juga akan tetap mengalir ke masyarakat.

"Bulan Juni ini akan kita luncurkan paket dari pemerintah kota yang rencananya akan berjalan beriringan dengan BST Kemensos, sekitar tanggal 15 sampai 20 Juni. Jadi masyarakat bisa bersabar nggak usah khawatir,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya