Berita

Uu Ruzhanul Ulum saat dampingi Mentan Syahrul Yasin Limpo ke Jabar/RMOLJabar

Nusantara

Jaga Jabar Sebagai Lumbung Pangan Nasional, Uu Ruzhanul Ulum Minta Petani Tak Jual Lahan

SABTU, 06 JUNI 2020 | 23:07 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mendampingi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo  dalam kunjungan kerjanya di dua daerah Jabar, yakni Kabupaten Karawang dan Kabupaten Subang, Sabtu (6/6).

Uu menial sektor pertanian esensial bagi kelangsungan hidup bangsa. Selain itu, dia ingin predikat Jabar sebagai lumbung pangan nasional terjaga dan stok pangan di Jabar aman.

“Satu pesan penting saya masyarakat petani tolong jangan menjual sawah, pangan ini penting. Karena semaju apapun teknologi, seberapa pesatnya pembangunan infrastruktur, tapi yang kita makan adalah hasil kerja keras insan-insan pertanian,” ucap Uu seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (6/6).


Menurutnya, stok pangan Jabar di tengah pandemi Covid-19 aman. Ia pun mengajak generasi muda di Jabar untuk turun ke sawah dan peduli terhadap kondisi pertanian. Kemudian, Jabar berencana membentuk Santani (Santri Tani) guna mendorong sektor pertanian.

“Kami juga ingin membuka SMK- SMK Pertanian, kami juga ingin membentuk Santani Provinsi Jawa Barat. Itu sudah kami diskusikan dengan Pak Menteri,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) konsisten menjaga stok pangan di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, pihaknya akan merespons ancaman kekeringan dan krisis pangan dengan sejumlah langkah strategis.

“Kementan menyiapkan langkah strategis melalui gerakan percepatan tanam, diversifikasi pangan lokal, pengembangan rawa, dan penyediaan cadangan beras. Sekali lagi, kita lakukan percepatan tanam, gerakan pangan alternatif, dan siapkan lumbung pangan. Kami sediakan fasilitasi bagi yang punya komitmen kuat,” katanya.

Syahrul mengajak masyarakat Indonesia, khususnya Jabar, untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman pangan.

“Dampak Covid-19 membuat ekonomi melemah, banyak orang kehilangan pekerjaan, obatnya ada di depan mata, yaitu bertani, bertanam di pekarangan,” ujarnya. “Di masa pandemi ini, bisnis pertanian tidak akan mati, karena tidak ada orang di dunia tidak butuh makan,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya