Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memaparkan protokol PSBB tahap transisi/RMOL

Nusantara

Keputusan Anies Baswedan Berbasis Data Dan Masukan Ahli, Patut Diapresiasi

JUMAT, 05 JUNI 2020 | 09:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap transisi diapresiasi dokter spesialis jantung yang juga konsultan pembuluh darah, dr Berlian Idris.

Menurutnya, apresiasi layak diberikan lantaran keputusan itu berbasis data dan masukan dari pakar.

“Di antaranya ahli kesehatan publik FKM UI Pandu Riono dan kawan-kawan, jadi patut diapresiasi,” tuturnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Jumat (5/6).


Menurutnya, periode ini harus dimanfaatkan untuk mempersiapkan semua hal agar tidak terjadi gelombang kedua.

Berlian Idris mengingatkan, ilmu pengetahuan telah mengajarkan bahwa senjata terbaik untuk melawan Covid-19 adalah pencegahan penularan. Setidaknya hal itu harus dilakukan sampai ditemukan obat definitif dan vaksin.

“Kebijakan yang diambil harus mencerminkan usaha pencegahan ini, serta peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan sekiranya terjadi gelombang kedua,” tegasnya.

Pencegahan yang dimaksud antara lain social distancing, pemakaian masker, cuci tangan secara teratur, tes yang ekstensif, dan karantina individu terduga Covid-19.

“Saat PSBB berakhir, ini tetap harus dijalankan,” lanjutnya.

Agar tidak terjadi gelombang kedua, Berlian Idris memintah agar ada protokol kesehatan detail yang dijalankan dengan disiplin. Tujuannya untuk memastikan agar usaha pencegahan penularan tidak kedodoran saat PSBB dihentikan.

“Tepat bila perpanjangan PSBB dilihat sebagai periode transisi untuk mempersiapkan protokol ini,” tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya