Berita

Masjid Raya Bandung masih tunggu PSBB berakhir baru kembali gelar shalat Jumat berjamaah/Net

Nusantara

Berbeda Dengan Masjid Pusdai, Masjid Raya Bandung Belum Gelar Shalat Jumat Sampai PSBB Berakhir

JUMAT, 05 JUNI 2020 | 09:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejak PSBB Proporsional diterapkan di Kota Bandung, pemerintah telah mengizinkan kembali tempat ibadah dibuka untuk umum.
Namun demikian, meski berada di satu kota yang sama Masjid Pusdai Jabar, Masjid Raya Bandung (MRB) belum memutuskan untuk menggelar shalat Jumat pada hari ini.
Ketua DKM Masjid Raya Bandung, Muchtar Gandaatmaja menjelaskan, Masjid Raya Bandung kemungkinan baru akan menggelar shalat Jumat berjamaah pada Jumat depan (12/6) atau bertepatan dengan berakhirnya Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB) proporsional di Kota Bandung.

“Hari ini belum ada shalat Jumat. Tapi Sabtu kita mulai membuka shalat wajib saja, shalat fardhu. Shalat Jumat InsyaAllah, kalau nggak ada perubahan, Jumat 12 Juni, sejalan dengan masa akhir PSBB,” beber Muchtar, Jumat (5/6).


Ia menjelaskan, pelaksanaan shalat wajib berjamaah untuk umum akan mulai dibuka pada Sabtu besok (6/6) dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang sangat ketat, serta menempatkan petugas untuk melakukan cek suhu tubuh.

“Nanti hari Sabtu InsyaAllah dibuka untuk publik dimulai dengan shalat Dzuhur, adzan dan qomat dikeraskan ke pengeras suara, tapi tidak diumumkan. Pintu dibuka dan kamar mandi dibuka,” tambahnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Menurut Muchtar, dari pelaksanaan shalat zuhur berjamaah besok, bakal menjadi gambaran untuk pelaksanaan shalat Jumat berjamaah pekan depan. Serta kegiatan pengajian umum dan majelis taklim. Dia pun berharap jemaah yang hadir dalam shalat berjamaah itu tak lebih dari 400 orang.

“Rutin hari Senin sampai Jumat itu ada paling banyak seribu orang, kalau normal. Kalau Sabtu dan Minggu itu bisa 2 ribu sampai 3 ribu jemaah. Kalau Jumat kan berat, itu bisa 13 ribu. Prediksi hari Sabtu menurut saya mudah-mudahan tidak lebih dari 400 lah,” ucapnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya