Berita

Aksi Kerusuhan di Minneapolis, AS/Net

Dunia

Kerusuhan Amerika, 70 Lokasi Tes Virus Corona Rusak Berat

JUMAT, 05 JUNI 2020 | 06:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 70 lokasi tes virus corona terpaksa harus ditutup sejak kerusuhan di beberapa wilayah Amerika Serikat meletus. Kementerian Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat Amerika (HHS) menjelaskan lokasi tes virus corona tersebut berdekatan dengan titik-titik kerusuhan.

Demi alasan keamanan, HHS melakukan penutupan hingga waktu yang belum bisa ditentukan karena kebanyakan dari 70 lokasi itu, sebagian rusak berat dan membutuhkan banyak perbaikan.

"Kami menutupnya atas alasan keamanan dan ancaman kekerasan. Lokasi tes tersebut kebanyakan berada di apotek swasta dengan lingkungan rawan," ujar pihak HHS dalam keterangannya, dikutip dari The Washington Post, Kamis (4/6).


Asisten Sekretaris Bagian Kesehatan HHS, Brett Giroir, menerangkan rusaknya beberapa lokasi itu bukan karena aksi kekerasan seperti terkena timpukan batu secara tidak sengaja, melainkan memang karena ada penjarahan. 

"Kemungkinan akan memakan waktu agak lama untuk buka kembali," ujarnya.
Ini berarti kecemasan akan munculnya kasus baru kian meningkat. Kerusuhan akan memicu penularan virus, kemudian ditambah dengan kendala berkurangnya lokasi tes Covid-19.

Giroir mengungkapkan biasanya dalam situasi normal Amerika bisa menggelar hingga 500 ribu tes.

Saat ini, beberapa negara bagian di AS mengingatkan potensi peningkatan angka kasus pasca kerusuhan, dan berharap otoritas segera mengimbau agar warganya melakukan pengecekan.

Diketahui warga yang terlibat dalam aksi protes yang berujung kerusuhan itu sebagian besar tidak menggunakan masker dan mengabaikan aturan jarak. Mereka berkerumun berdesakan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya