Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Nusantara

Masih Ada 66 RW Zona Merah, Anies Minta Warga Ibukota Tetap Taati Aturan Meski Ada Pelonggaran

KAMIS, 04 JUNI 2020 | 13:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejak virus corona baru (Covid-19) mewabah di Indonesia, Jakarta menjadi wilayah yang memiliki tingkat penyebaran dan penularan tertinggi.

Namun, dengan kesigapan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan, perlahan tapu pasti angka Covid-19, baik penambahan kasus positif, sembuh maupun kematian terus mengalami penurunan.

"Jadi kalau kita melihat (angka) ini Jakarta sudah bisa bergerak menujukan fase kelonggaran," ungkap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan konferensi pers di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (4/6).


Kendati demikian, Anies menegaskan bahwa PSBB di ibukota diputuskan kembali diperpanjang lantaran masih terdapat sejumlah wilayah tepatnya 66 RW yang masih berstatus zona merah.

Oleh sebab itu, Anies mengimbau kepada masyarakat, meskipun secara bertahap DKI akan melakukan pelonggaran.

Pelonggaran itu seperti pembukaan kembali gedung perkantoran, pusat perbelanjaan dan juga rumah ibadah. Namun, warga Jakarta masih harus menaati setiap peraturan dan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Kita masih punya PR. Nantinya kita akan lakukan pemantauan, pengetatan dan memberikan bantuan khusus (kepada 66 RW) di bawah status pengawasan ketat," jelas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Dengan begitu, Anies berharap kawasan yang masih menjadi zona merah akan bisa segera berubah menjadi hijau.

Adapaun 66 RW tersebut tersebar diantaranya Jakarta Barat 15 RW,  Jakarta Pusat 15 RW, Jakarta selatan 3 RW , Jakarta utara15 RW, dan Jakarta Timur 15. Sementara untuk pulau seribu ada di 2 pulau.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya