Berita

Pemilik KBIH Arofah Jepara, Nuruddin Amin, menerima dengan legawa pembatalan keberangkatan haji tahun ini/RMOLJateng

Nusantara

Pembatalan Keberangkatan Haji Dinilai Tepat Oleh KBIH Di Jepara

KAMIS, 04 JUNI 2020 | 12:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Kabupaten Jepara mengaku sudah sangat siap untuk pemberangkatan haji tahun ini. Namun, mereka tetap menerima keputusan pemerintah pusat soal pembatalan ibadah haji 1441 H/2020 M.

"Kami rasa ini sebagai keputusan yang tepat dalam memutus mata rantai Covid-19. Apalagi, curva kasus Covid-19 di Indonesia belum melandai," kata pemilik KBIH Arofah Jepara, Nuruddin Amin, Kamis (4/6).

Dirinya mengaku telah memprediksi adanya pembatalan ibadah haji 2020 sejak Pemerintah Arab Saudi menutup Masjidil Haram beberapa waktu lalu. Meski begitu, segala persiapan di KBIH yang dipimpinnya tetap berjalan seperti tahun sebelumnya.


"Persiapan berangkat sebenarnya sudah siap. Secara mental, para calon jemaah juga siap," imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Pada tahun ini, ada 49 calon jemaah haji yang rencananya diberangkatkan KBIH Arofah. Mereka juga telah mengikuti segala persiapan dan pembekalan. Bahkan untuk latihan manasik haji sudah dilakukan sebanyak 17 kali, sejak awal Desember 2019 lalu.

"Biasanya kami selesai manasik bulan Syaban. Kemudian diakhiri ziarah Wali 9 dan pada bulan Syawal ada penutupan. Di bulan Dzulqodah tinggal persiapan berangkat saja," urainya.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Nung ini, jika ibadah haji 2020 tetap dilaksanakan, ada kemungkinan muncul klaster Covid-19 baru dari para calon jemaah.

Sebab, tidak ada yang bisa menjamin, termasuk para pemilik KBIH, siapa saja calon jemaah yang sehat maupun membawa virus.

"Misal harus dikarantina dulu di asrama haji, juga akan terlalu berat. Bisa-bisa malah muncul klaster baru," imbuhnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya