Berita

Keluarga almarhum eks Asrenum Panglima TNI, Teddy Rusdi datangi Bareskrim Mabes Polri/RMOL

Hukum

Tuding Warisan Dikuasai Dengan Pemalsuan, Keluarga Almarhum Teddy Rusdi: Kami Bisa Buktikan Buku Nikah Itu Palsu

KAMIS, 04 JUNI 2020 | 03:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pihak keluarga dari mantan Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI Marsekal Muda (Marsda) Teddy Rusdi mendatangi Bareskrim Polri untuk menanyakan perkembangan kasus dugaan pemalsuan surat warisan.

Adapun yang menjadi terlapor dalam kasus ini adalah wanita berinisial SS, seorang janda yang diduga menguasai harta warisan Teddy.

Kuasa hukum pihak keluarga Teddy Rusdi, Lifa Malahanum mengatakan, laporan ini dibuat sejak 2018 silam dengan nomor register LP/B/1626//XII/2018/Bareskrim tanggal 16 Desember 2018.


Kemudian, penyidik Unit IV Subdit II Dittpidum Bareskrim dengan Kanit AKBP Andik Puji Santoso telah meningkatkan laporan polisi menjadi penyidikan, sesuai Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) No.B/185.4a/X/2019/Dittipidum Tanggal 30 Oktober 2019.

Namun, baru saat ini kasus ini mulai disidik kembali setelah tertahan karena ada pandemi virus corona dan bulan Ramadan.

“Setelah sempat terhambat karena adanya wabah Covid-19, barusan saya dapat kepastian dari penyidik perkara dugaan pemalsuan waris ini ditindaklanjuti,” kata Lifa Malahanum kepada wartawan, Kamis (3/6).

Lifa menuturkan, ketika meninggal dunia pada 31 Mei 2018, Teddy Rusdi meninggalkan sejumah warisan bernilai triliunan rupiah. Antara lain berupa aset perusahaan, tanah dan beberapa rumah mewah di kawasan elite Pondok Indah.

“Warisan itu kini dikuasai secara tidak sah oleh SS,” imbuhnya.

Permasalahan ini muncul ketika dua tahun sebelum Teddy Rusdi meninggal. Saat itu hadir seorang janda berinisial SS, dengan satu anak berinisial AB. Belakangan muncul anak yang lain berinisial BC. Mereka tinggal bersama Teddy Rusdi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Setelah Teddy Rusdi meninggal, pihak keluarga menemukan buku nikah No.43/IV/1985 keluaran KUA Cicurug, Sukabumi, seakan-akan pada tahun tersebut Teddy Rusdi dan SS telah menikah. Padahal pernikahan itu tidak pernah ada.

“Kami bisa membuktikan buku nikah itu palsu,” ujarnya.

Keanehan lainnya, dalam sejumlah dokumen, seperti akta kelahiran, disebutkan AB dan BC, sebagai anak kandung Teddy Rusdy.

“Pemalsuan dokumen ini semakin terlihat sangat kasat mata,” kata Lifa.

Karena itu SS dan kedua anaknya dilaporkan ke Bareskrim, dengan tuduhan melakukan tindak pidana pemalsuan surat dan atas menempatkan keterangan palsu ke dalam akta autentik atau membuat dokumen palsu berupa akta autentik atau penipuan dan atau penggelapan.

Lifa berharap, dengan ditindaklanjutinya kasus ini, penyidikan yang sempat terhambat pada saat pandemik Covid-19 dapat berjalan kembali.

“Apalagi Jaksa Agung sudah mengetahui perkara ini,” imbuh Lifa.

Selain itu, pihak keluarga Teddy Rusdi meminta penyidik untuk tes DNA terhadap AB dan BC, mengingat almarhum tidak pernah mempunyai keturunan seperti yang diklaim SS.

“Karena itu kedua anak SS juga ikut dilaporkan bersama ibunya,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya