Berita

Diskusi daring DPP GMNI bertema "Bung Karno, Kepemimpinan politik dan deokrasi/Repro

Politik

Diskusi Bareng Tokoh Nasional, GMNI Meneladani Kepemimpinan Bung Karno

KAMIS, 04 JUNI 2020 | 00:40 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyelenggarakan diskusi daring dengan tema "Bung Karno, Kepemimpinan Politik dan Demokrasi".

Organisasi di bawah kepemimpinan Arjuna Putra Aldino dan M Ageng Dendy Setiawan menyelenggarakan diskusi daring pada (3/6).

Diskusi yang dihadiri 340 peserta ini menghadirkan tiga tokoh nasional, yaini Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Ari Dwipayana yang saat ini menjabat sebagai Koordinator Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah dan Djarot Saiful Hidayat mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2014-2017.


Djarot Saiful Hidayat sebagai narasumber membahas tentang manifestasi kepemimpinan Bung Karno melalui kebijakan-kebijakan publik yang menyelamatkan kehidupan rakyat.

Menurutnya, inti dari kepemimpinan Bung Karno adalah berpihak pada kepentingan rakyat.

"Kepemimpinan Bung Karno menyelamatkan rakyat dari kemiskinan dan papa sengsara. Tanpa itu, kepemimpinan hanya permainan kata-kata tidak mencerminkan pemikiran bung Karno", ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta yang pernah menjadi Walikota Blitar dua periode itu (3/6).

Kordinator Staf Khusus Presiden, A. A. G. N. Ari Dwipayana yang juga didaulat menjadi pembicara menjelaskan bahwa ide-ide Bung Karno memuat keberpihakannya pada kemandirian dan kedaulatan Indonesia sebagai bangsa.

Bung Karno, kata Ari Dwipayana, bersama-sama negara-negara lain membuat kekuatan blok baru dengan mencoba membangun dunia baru yang adil dan manusiawi.

"Bung Karno bersama negara-negara New Emerging Force aktif mengupayakan membangun dunia baru yang adil dan manusiawi. Bung Karno berhasil memadukan kepentingan nasional selaras dengan perkembangan ekonomi-politik global", paparnya

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menyampaikan nilai kepemimpinan Bung Karno dengan menegaskan bahwa bangsa Indonesia perlu membangun persatuan dan gotong royong.

Menurut politisi PDIP ini, Gotong royong dapat menghadapi problematika Indonesia hari ini.

Secara khusus, Ganjar memberi pesan pada kaum nasionalis muda perlu menyatukan langkah dan gerakan untuk menghadapi tantangan bangsa yang kian kompleks.

"Di situasi saat ini kita harus satukan langkah dan gerakan untuk menghadapi problematika bangsa yang semakin kompleks. Terutama kaum nasionalis muda GMNI", tambahnya.

Hal ini sesuai dengan visi-misi GMNI di bawah kepemimpinan Arjuna Putra Aldino dan M. Ageng Dendy Setiawan yang mengusung rekonsiliasi basis dan gerakan yang disampaikan saat prosesi pengukuhan dan serah terima jabatan pada Maret lalu di Museum Kebangkitan Nasional.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya