Berita

Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane/Net

Politik

IPW: Ada Politik Belah Bambu Dengan Memuji Novel Baswedan Dalam Penangkapan Nurhadi

RABU, 03 JUNI 2020 | 23:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pujian yang diberikan kepada Novel Baswedan atas penangkapan mantan Sekretaris MA, Nurhadi yang sempat buron dikritisi.

Adalah Indonesia Police Watch (IPW). Ketua Presidium IPW, Neta S Pane menilai pujian yang disampaikan mantan Komisioner KPK, Bambang Widjojanto sarat dengan intrik.

"Ada politik belah bambu, dengan memuji Novel Baswedan. Seolah penangkapan itu hasil kerja Novel pribadi. Padahal sejak Nurhadi buron, KPK sudah meminta bantuan Polri untuk memburu mantan Sekretaris MA tersebut," kata Neta dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/6).


Ia mengurai, pertengahan Februari 2019, Nurhadi terlacak sedang melakukan Shalat Dhuha di sebuah masjid di Jakarta. Namun Nurhadi berhasil kabur saat hendak ditangkap. Ia melanjutkan, sedikitnya lima kali Nurhadi terpantau di lima masjid tapi tetap lolos dari penangkapan.

Berbagai info tentang Nurhadi disampaikan masyarakat ke KPK. Dari pantauan IPW, setiap informasi dilacak dengan serius dan diikuti KPK dengan cermat.

"Hingga Senin malam lalu, Nurhadi berhasil ditangkap. Bagi KPK pimpinan Komjen Firli semua info yang masuk selalu diposisikan sebagai sesuatu hal yang penting, sehingga dibahas bersama tim. Dalam hal ini, tidak ada individu yang dominan, apalagi merasa sok hebat sendiri," urainya.

Adapun penggeledahan yang dilakukan KPK di rumah Nurhadi melibatkan semua unit kerja di KPK, termasuk satu regu anggota Polri berseragam lengkap dengan senjata laras panjang.

"Anggota Polri ikut mengawal jalannya penangkapan Nurhadi untuk mengantisipasi situasi. Sebab ada isu yang beredar bahwa selama ini Nurhadi berlindung pada seorang oknum. Namun dalam penangkapan malam itu, tim KPK dan Polri bekerja profesional," tegasnya.

"IPW berharap sinergi Tim KPK dan Polri ini bisa semakin mantap dan solid ke depan agar oknum-oknum yang melindungi DPO menjadi ciut nyali," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya