Berita

Diskusi daring yang digelar Universitas Bung Karno dalam rangka peringatan hari Pancasila/RMOL

Politik

Dosen UBK: Nilai Pancasila Wajib Diterapkan Saat Pandemik, Hindari Dikotomi Dan Jangan Andalkan Luar Negeri

SELASA, 02 JUNI 2020 | 17:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Implementasi Pancasila berupa gotong royong menjadi hal mutlak yang harus dilakukan seluruh warga negara di tengah virus corona baru atau Covid-19 yang mewabah di Indonesia.

"Pancasila menjadi jiwa bangsa, menjadi filosofi. Tindakan dari seluruh masyarakat (menerapkan nilai Pancasila) menjadi fundamental, apapun profesinya, (Pancasila) menjadi dasar sikap kehidupan," papar Dosen Universitas Bung Karno (UBK), Eko Suryo Santjojo dalam kopi daring UBK bertema 'Pancasila dalam tindakan menuju gotong royong Indonesia yang maju di masa depan' yang dikutip redaksi, Selasa (2/6).

Di masa pandemik saat ini, implementasi Pancasila justru harus lebih dari sekadar menerapkan gotong royong semata. Sebab masyarakat kini dihadapkan dengan beragam tantangan imbas Covid-19.


"Tantangan Covid-19, pertama pangan. Kita menghadapi pangan darurat, sebab orang di PSBB perlu pangan yang lebih banyak dari sebelumnya," urainya.

Pemerintah sebagai penyelenggara negara dituntut menyediakan pangan secara normal meski dalam keadaan penuh keterbatasan sekalipun. Hal ini, jelasnya, akan bisa tercapai bila ada sinergi antara rakyat dan pemerintah.

Bagi masyarakat yang mampu bisa membantu keluarga mau pun tetangga yang terdampak Covid-19 dengan pemberian sembako dan bantuan lain. Bagi pemerintah sendiri, swasembada pangan harus menjadi perhatian utama.

"Jangan karena seret pangan, kemudian memilih impor. Jangan tergantung kepada luar negeri," tegasnya.

Hal lain yang menjadi tantangan di masa Covid-19 adalah kesehatan. Persoalan ini diakuinya tidak bisa berjalan baik hanya dengan kerja dari pemerintah. Masyarakat, kata dia, harus berinisiatif memproteksi diri dari Covid-19.

"Kemudian pemerintah upayakan obat-obatan, peralatan kesehatan itu buatan dalam negeri, dibeli dan dipakai oleh kita. Jadi pada saat ini nilai-nilai Pancasila, gotong royong peniting dan mutlak dilakukan. Jangan ada dikotomi dulu lah, utamakan penanganan pandemik," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya