Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kabar Baik Dari Korea Selatan, Celltrion Mulai Uji Klinis Obat Covid-19

SELASA, 02 JUNI 2020 | 16:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selain vaksin, yang sangat dibutuhkan oleh semua orang saat ini adalah obat untuk menyembuhkan penyakit Covid-19. Dan sebuah kabar menggembirakan terkait dengan obat Covid-19 datang dari Korea Selatan.

Wakil Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), Kwon Jun-wook pada Selasa (2/6) mengungkapkan, pihaknya akan memulai uji klinis untuk obat eksperimental buatan Celltrion Inc di Eropa pada bulan depan.

"Akan sulit untuk melakukan uji klinis di rumah karena jumlah kasus baru yang rendah dan kami memahami diskusi sedang berlangsung dengan negara-negara Eropa untuk uji coba," papar Kwon seperti dikutip CNA.


Jika uji klinis berhasil, Kwon mengatakan, Korea Selatan akan mulai memproduksi obat tersebut secara massal pada paruh pertama 2021.

Sehubungan dengan kabar tersebut, pihak Celltrion pada Senin (1/6) sudah menyatakan bahwa pengobatan antibodi eksperimentalnya menujukkan pengurangan virus hingga 100 kali lipat ketika diuji coba pada hewan.

Sementara uji klinis pada manusia akan dimulai pada akhir Juli.

Hingga saat ini, memang belum ada obat yang benar-benar manjur untuk mengobati Covid-19. Perkembangannya pun terlihat lebih lama jika dibandingkan pembuatan vaksin.

Selain Korea Selatan, perusahaan biofarmasi Amerika Serikat, Gilead Science juga sudah melaporkan hasil uji coba yang cukup menjanjikan untuk remdesivir. Obat tersebut saat ini sudah mulai mendapatkan proses persetujuan di AS, Jepang, dan Korea Selatan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya