Berita

Ilustrasi test Covid-19/Net

Nusantara

Seorang Sopir Bus Rute Jakarta-Cirebon Terjangkit Covid-19

SELASA, 02 JUNI 2020 | 05:50 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Seorang warga Kabupaten Majalengka yang keseharian bekerja sebagai sopir bus terkonfirmasi positif terjangkit virus corona baru (Covid-19).

Juru bicara Covid-19 Kabupaten Majalengka Alimudin menyatakan bahwa identitas pasien berasal dari Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, dinyatakan positif terpapar Covid-19  saat bekerja menjadi sopir bus.

“Ya kalau profesinya sebagai sopir bus,” ujar Alimudin, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Senin malam (1/6).


Ali menjelaskan kronologis tertularnya pasien tersebut. Diduga pasien tersebut tertular saat menjadi sopir bus rute Rajagaluh- Cirebon-Jakarta.


“Pada tanggal 21 Mei 2020 kemarin, seperti biasanya ia membawa penumpang yang hendak ke Jakarta bersama kondekturnya. Namun saat tiba di Kabupaten Karawang, karena khawatir terjaring razia jelang lebaran, dia memilih putar balik ke Cirebon. Tujuannya hanya untuk membuat persyaratan keterangan sehat yang belum dimilikinya,” ucap Alimudin yang juga Kadinkes Kabupaten Majalengka.

Ali melanjutkan, sopir bus tersebut memeriksakan kesehatannya di RS Mitra Plumbon Cirebon. Tapi hasil rapid test menunjukkan reaktif dan disarankan untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya, dengan pemantuan oleh surveilans Puskesmas Rajagaluh.

“Nah, pada rapid test kedua pada tanggal 30 Mei 2020, hasilnya juga kembali reaktif,” paparnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, sambung ali, tim Covid-19 Majalengka langsung turun tangan melakukan pemeriksaan menggunakan tes polymerase chain reaction (PCR), bekerjasama dengan Laboratorim Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Djati Cirebon.

“Tadi sore baru keluar, hasil pemeriksaan dianogsis Covid-19, yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19,” terangnya.

Untuk hal itu, Ali langsung membawa pasien untuk mendapatkan perawatan secara intensif di RSUD Majalengka.

“Ya kita langsung lakukan isolasi di RSUD Majalengka,” ungkapnya.

Selanjutnya, pihaknya akan mengerahkan tim medis untuk mendatangi rumah pasien dalam rangka melakukan tes terhadap para anggota keluarga yang berkontak fisik langsung dengan menggunakan swab test.

“Kalau keluarganya besok kita langsung periksa melalui PCR, tidak lagi rapid test. Ada sekitar 5 orang yang kita akan periksa di antaranya isteri, anaknya, saudara dan yang pernah kontak dengannya,” imbuhnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya