Berita

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini/Istimewa

Politik

Fraksi PKS: Aktualisasi Pancasila Makin Relevan Di Tengah Pandemik Covid-19

SENIN, 01 JUNI 2020 | 14:04 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hari Pancasila di tengah pandemik Covid-19 harus menjadi momentum untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara sungguh-sungguh dan konsekuen. Pesan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini menyambut Hari Pancasila 1 Juni 2020.

Menurut Jazuli, sebagai platform berbangsa dan bernegara, nilai-nilai Pancasila semakin relevan dengan situasi dan kondisi bangsa yang sedang menghadapi pandemik yang berdampak pada sektor ekonomi, sosial, politik, hingga pertahanan dan keamanan.

"Keseluruhan nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila memberi landasan berpikir dan bertindak bagaimana negara dan warga negara bersikap dan bertindak dalam menghadapi pandemi covid-19," ungkap Jazuli dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/6).


Sila pertama mengajarkan nilai keimanan kepada takdir Tuhan, manusia boleh berencana tapi hasil akhir di tangan Tuhan YME. Wabah Covid-19 adalah bagian dari ujian dalam kehidupan yang harus semakin menyadarkan semua tentang kekuatan di luar kekuatan manusia.

"Religiusitas kita harus semakin kuat di masa-masa seperti ini," ujarnya.

Di saat pandemik, empati dan tanggung jawab kemanusiaan benar-benar diuji membentuk kesadaran bahwa manusia tidak hidup sendiri dan berkewajiban untuk saling menjaga agar wabah tidak menyebar.

"Disiplin ptotokol kesehatan menjadi tanggung jawab kolektif. Dan itulah makna kontekstual sila kedua Pancasila," sambungnya.

Empati kemanusiaan juga harus melahirkan persatuan dan gotong royong untuk menyelesaikan masalah. Kebersamaan dan kolaborasi inilah yang akan mempercepat penanganan pandemik dengan saling membantu dan berbagi.

Selain itu, kebijaksanaan pemimpin dan elite politik juga dibutuhkan untuk menghasilkan kebijakan negara yang benar-benar berorientasi pada kepentingan rakyat dalam menangani pandemik dan dampaknya pada keberlangsungan penghidupan. Menurutnya, tidak ada yang boleh mengambil untung, moral hazard, menyalahgunakan kekuasaan, serta otoriter di tengah kesulitan rakyat.

Maka dari itu, lanjutnya, orientasi mewujudkan kesejahteraan sosial harus menjadi panglima dari setiap komponen negara. Bukan kesejahteraan elite, pengusaha, dan pemilik modal.

"Dalam hal ini, kita bisa mengevaluasi dan mengkritisi agar prioritas kebijakan penanganan pandemik lebih besar kepada rakyat kecil dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya