Berita

Ilustrasi Desa Digital/Net

Nusantara

Satu-satunya Wakil Indonesia, Desa Digital Jabar Dapat Penghargaan Internasional

SENIN, 01 JUNI 2020 | 10:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Desa Digital yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kesekian kalinya mendapatkan penghargaan bergengsi di tingkat internasional. Desa Digital Jabar terpilih sebagai Digital Equity and Accessibility dalam ajang IDC Smart City Asia/Pacific Awards 2020.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, Setiaji mengatakan, Desa Digital mendapat penghargaan tersebut karena dinilai mampu memberdayakan masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas informasi melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet.

“Semua pemenang dalam ajang tersebut ditentukan berdasarkan tolok ukur analis IDC, pemungutan suara publik, dan penilaian dari Dewan Penasihat Internasional. Kita dinilai bisa meningkatkan aksesibilitas, seperti internet, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui digital,” ucap Setiaji, Minggu (31/5).


“Kita memiliki program-program seperti memberikan akses internet ke 400 titik yang blankspot. Program IoT di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan lain sebagainya. Itu yang membuat juri tertarik dengan Desa Digital,” tambahnya dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Setiaji mengatakan, ada 14 kategori dalam IDC Smart City Asia/Pacific Awards 2020. Pemprov Jabar, kata Setiaji, menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang meraih penghargaan dalam ajang tersebut.

Taiwan meraih 4 penghargaan, China dan Singapura masing-masing mendapat 3 penghargaan, Korea Selatan dan Australia masing-masing 2 penghargaan, serta India, Hong Kong, Malaysia, dan Selandia Baru dengan 1 penghargaan.

“Karena tengah dalam pandemik Covid-19, pemenang diumumkan secara virtual. Ada 14 kategori dan 19 pemenang dalam ajang tersebut. Kemudian, Kementerian Desa (PDT dan Transmigrasi), dan Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah menghubungi kami terkait program Desa Digital,” katanya.

Sejak diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 10 Desember 2018, kata Setiaji, Pemprov Jabar sudah memasang wifi di desa-desa blankspot atau desa tidak memiliki koneksi internet sama sekali.

“Kita membagi beberapa desa. Ada desa yang nol infrastruktur, maka kita mulai bangun infrastruktur seperti pemasangan wifi. Kemudian, ada desa 2.0. Di desa itu sudah ada infrastrukturnya, dan kita mulai untuk meningkatkan literasi digital dengan menggerakkaan relawan TIK,” katanya.

Di sektor perikanan, ribuan kolam sudah menggunakan teknologi smart auto feeder. Lewat teknologi itu, memberi pakan ikan bisa menggunakan gawai. Hal tersebut membuat panen bisa naik dari dua menjadi empat kali dalam setahun.

Selain itu, sejumlah desa sudah mulai memasarkan hasil pertanian melalui e-commerce. Hal itu menguntungkan petani dan konsumen, karena alur distribusi yang kerap melambungkan harga, dapat dipangkas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya