Berita

Pesanan Leopard 2 PL Plandia/Net

Dunia

Polandia Unjuk Gigi, Terima Dua Tank Tempur Leopard 2PL Standar Dan Akan Menyusul Ratusan Lainnya

SABTU, 30 MEI 2020 | 12:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angkatan Darat Polandia telah menerima dua tank tempur utama Leopard 2A4 pertama yang telah ditingkatkan menjadi Leopard 2PL dari konsorsium Polska Grupa Zbrojeniowa (PGZ).

Sementara, tiga tank berikutnya akan diselesaikan dalam pekan ini.

“Tiga kendaraan berikutnya akan selesai minggu ini. Menyelesaikan produksi kendaraan secara formal adalah tahap penting dalam program ini, memungkinkan dimulainya pengiriman batch berikutnya dari 2PL Macan modern, ” kata konsorsium PGZ dalam sebuah pernyataan Kamis, seperi dikutip dari Defenseworld.


Pada 8 Mei, telah diselesaikan uji coba terhadao dua tank tersebut. Batch pertama Leopard 2PL itu diambil oleh Zakłady Mechaniczne "Bumar-Łabędy" SA di Gliwice. Kendaraan akan dikirim ke Brigade Kavaleri Lapis Baja ke-10 yang ditempatkan di Świętoszów.

Tank-tank tersebut akan memiliki sistem perlindungan kebakaran dan ledakan baru, meriam listrik, dan sistem stabilisasi hidrolik turret, dan pistol smoothbore Rh-120 L44 yang ditingkatkan.

Semua itu masih dilengkapi dengan kamera pencitraan termal generasi optoelektronik KLW-1 Asteria III. Modul pelindung tambahan dipasang di menara tangki.

Program Leopard 2PL ini untuk meningkatkan kemampuan tempur tank Leopard 2A4 yang digunakan di Angkatan Bersenjata Polandia, termasuk dalam hal daya tembak, perlindungan balistik dan adaptasi situasional, serta kenyamanan kru.

Proyek ini melibatkan industri pertahanan Polandia.

Inti dari program modernisasi adalah kompromi dari tiga faktor berikut: biaya, berat kendaraan, dan peningkatan kemampuan.

Selama proses modernisasi, sebanyak 142 Leopard 2A4 tank tempur utama yang dibeli pada tahun 2002 oleh Angkatan Darat Polandia akan ditingkatkan menjadi Leopard 2PL standar, yang setara dengan Tank Leopard 2A5 dan A6 milik Jerman. Ditargetkan proyek ini selesai pada 2023.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya