Berita

Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS), Edy Mulyadi/Net

Politik

Ekonomi Hancur Rakyat Babak Belur, Yang Dibutuhkan Bukan New Normal Tapi New Leader

JUMAT, 29 MEI 2020 | 21:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Banyaknya pasien positif virus corona baru (Covid-19) hingga menimbulkan korban jiwa di Indonesia menandakan pemerintah tidak mampu.

"Ekonomi hancur lebur, rakyat makin babak belur. Bendera putih pun dikibarkan," kata aktivis dakwah, Edy Mulyadi, Jumat (29/5).

Alih-alih menuntaskan virus yang berasal dari Wuhan, China ini, pemerintah justru seakan sibuk mengotak-atik narasi dan diksi untuk menenangkan masyarakat.


"Pemerintah minta rakyat hidup berdamai dengan Covid-19. Lalu narasinya diubah jadi kompromi dengan corona, sekarang ada lagi, new normal," kritik Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS) ini.

Beragam narasi tersebut sejauh ini tak sejalan dengan kurva penyebaran Covid-19 yang masih terus bertambah. Oleh karenanya, Edy Mulyadi menilai saat ini Indonesia tak butuh new normal atau melonggarkan PSBB dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Yang rakyat butuhkan sekarang bukan new normal, tapi new leader. Jangan biarkan kapal besar ini karam diamuk badai karena nakhoda sama sekali tak kompeten," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya