Berita

Siti Fadilah Supari/Net

Publika

Siti Fadilah Supari

KAMIS, 28 MEI 2020 | 05:33 WIB

DOKTER yang namanya dikenal karena melawan kekuatan global dalam hal vaksin flu burung ini menjadi berita setelah diwawancarai Deddy Corbuzier di RSPAD Gatot Subroto pada saat keluar Rutan untuk berobat karena asmanya yang kambuh. Wawancara itu disalahkan oleh Kemenhukham karena dinilai tanpa izin.

Wawancara kontroversial ini mendapat klarifikasi Deddy atas dasar kemanusiaan dan keinginan untuk mendapatkan informasi atau masukan dalam penanganan Covid-19 berdasarkan pengalaman Dr. dr. Siti Fadilah Supari, SpJP dahulu saat ramai vaksin SARS atau Flu Burung.

Mantan Menkes di era SBY ini menjelaskan gamblang pentingnya Indonesia membuat vaksin sendiri. Atau membangun imunitas yang tinggi.


Dr Siti Fadilah Supari sendiri dikembalikan ke Rutan Pondok Bambu untuk menjalani sisa masa tahanannya. Di usia 70 tahunan tentu kesehatannya rentan terhadap penularan Covid-19. Ada tahanan terjangkit di Rutan Pondok Bambu tersebut. Pengacara keberatan atas dikembalikannnya Siti Fadilah ke Rutan Pondok Bambu.

Tuduhan korupsi alkes saat menjadi Menkes tentu dibantahnya. Bahkan Siti Fadilah merasa dirinya menjadi korban dari konspirasi global yang sejak awal WHO ingin menyatakan status pandemi untuk flu burung. Dr Fadilah menolak vaksinasi. Ia melihat di samping ada nuansa bisnis juga menurutnya Flu Burung tidak ada transmisi antar manusia.

Di tengah dilepasnya 30 ribu tahanan sebagai pencegahan penularan Covid-19, kasus dr Siti Fadilah tentu menarik. Bahwa aturan tidak menyangkut tahanan tindak pidana khusus seperti korupsi sudah terklarifikasi. Sekelas Dr. Siti Fadillah jelas menjadi figur yang dibutuhkan negara untuk sumbangsih fikirannya dalam membantu mengatasi Covid-19.
 
Ironinya dahulu saja boss Bank Century Robert Tantular koruptor besar bebas bersyarat setelah mendapat remisi 77 bulan!

Meski tidak dibebaskan, akan tetapi selayaknya Dr Siti Fadilah Supari minimal dipindahkan statusnya dalam pengawasan dan binaan di rumah hingga habis masa tahananan bulan Oktober 2020. Demi kemanusiaan dan kesehatan. Kondisi di Rutan Pondok Bambu membahayakannya. Jika dibutuhkan penjaminan, sangat diyakini akan banyak tokoh atau warga yang siap menjadi penjamin.

Saya sendiri M. Rizal Fadillah sebagai warga negara sekaligus aktivis Muhammadiyah Jawa Barat insyaAllah siap menjadi penjamin atas perubahan status Dr. Siti Fadillah Supari. Di samping mungkin disadari ada kesalahan tapi yang bersangkutan juga adalah seorang figur profesional yang banyak jasanya bagi bangsa dan negara.

M. Rizal Fadillah
Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya