Berita

Bupati Garut, Rudy Gunawan, tetap mengimbau warganya laksanakan shalat Idul Fitri di rumah/RMOLJabar

Nusantara

Jamin Tak Ada Pembubaran, Pemkab Garut Imbau Warga Lakukan Shalat Idul Fitri Di Rumah

MINGGU, 24 MEI 2020 | 04:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kabupaten Garut menjamin tidak ada pembubaran pelaksanaan shalat Idul Fitri.

Namun pemerintah tetap mengimbau agar warga melakukan ibadah, termasuk shalat Id, di rumah daripada di mesjid maupun lapangan untuk mencegah terjadinya penularan virus corona.

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, saat ini Garut memang ditetapkan masuk zona biru. Artinya semua aktivitas bisa kembali dilakukan, asalkan menjaga jarak.


“Untuk melaksanakan ibadah, oleh pak gubernur diperbolehkan, tapi menerapkan physical distancing. Coba agar tak berkerumun dan tak terlalu padat massa,” ujar Rudy di Pendopo Garut, Sabtu (23/5).

Rudy melanjutkan, Pemkab Garut tak menyelenggarakan shalat Idul Fitri pada tahun ini. Masjid Agung dan Alun-alun Garut ditutup untuk pelaksanaan shalat Id.

“Jalan ke arah Masjid Agung akan ditutup. Tapi shalat Id di masjid lain dengan protokol kesehatan silakan saja. Tapi, kami imbau di rumah saja,” katanya,dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Jika ditemukan ada warga yang menggelar shalat Id di jalanan, Rudy juga menjamin tak akan dibubarkan. Satpol PP dan petugas lainnya diperintahkan Rudy untuk melakukan penjagaan. Jangan sampai terjadi pembubaran.

“Tidak akan dibubarkan. Kami tak larang melaksanakan ibadah. Hanya mengatur ibadah sesuai protokol kesehatan. Seperti pakai masker dan bawa sajadah sendiri,” ucapnya.

Rudy mengajak masyarakat untuk mengikuti ajakan MUI pusat yang merekomendasikan ibadah di rumah. Namun jika memaksakan untuk shalat Id berjamaah, pihaknya juga mempersilakan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya