Berita

Nusantara

Akhirnya, Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

SABTU, 23 MEI 2020 | 04:58 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pimpinan Pondok Pesantren Roudhatus-Salaf Bangil, Habib Umar bin Abdullah Assegaf, dan anggota Satpol PP Surabaya, Asmadi, sepakat untuk saling memaafkan menyusul insiden yang terjadi di exit tol Satelit, Surabaya, Rabu sore.

Dalam rekaman video yang diunggah pihak Pondok Pesantren Roudhatus Salaf, Asmadi didampingi polisi dan aparat pemerintah menemui Habib Umar Assegaf di ruang kerjanya.

Dalam kesempatan itu, Habib Umar Assegaf mengatakan, sebelum kunjungan Asmadi itu, dirinya sudah terlebih memaafkan. Dalam pernyataannya, Habib Umar Assegaf berharap agar bentrokan yang terjadi di antara mereka menjadi pelajaran bersama.


Tanpa bermaksud mengulang cerita tidak enak tersebut, Habib Umar Assegaf mengatakan, saat kendaraannya dihentikan petugas, dia sedang dalam perjalanan membawa anggota keluarganya yang sedang sakit.

Di sisi lain, dia menambahkan, dapat memahami bahwa petugas di lapangan juga dalam kondisi lelah sehingga emosinya mudah terpancing.

Sementara Asmadi juga menyampaikan penyesalannya atas peristiwa itu.

"Pak Habib dan seluruh keluarga, wabil khusus jamaah Majelis Taklim Roudhatus-Salaf dimana pun berada, saya selaku pribadi maupun institusi, saya H. Asmadi, S.Sos, M.Si saya menyadari selaku manusia biasa, saya penuh khilaf karena begitu Covid di Jawa Timur sudah didengungkan, saya hanya empat kilometer dengan orang tua saya, tapi saya belum pernah ketemu sampai sekarang. Karena adik-adik saya melarang saya ketemu dengan Abah saya karena sudah renta, umurnya 86 tahun. Mungkin itu yang menjadi tanggungan dan beban saya sehingga saya boleh dikatakan beban terlalu berat," ujarnya.

Setelah Asmadi mencium tangan Habib Umar Assegaf, keduanya saling berpelukan.  

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya