Berita

Soal bantuan sosial, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merauke, Yohanes Samkakai, meminta warga bersabar/RMOLPapua

Nusantara

Data BST Masih Dalam Proses, Dinsos Merauke Minta Warga Bersabar

JUMAT, 22 MEI 2020 | 12:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan Kementerian Sosial (Kemensos) tak lantas menjadi solusi bagi masyarakat yang terdampak pandemik Covid-19. Justru telah melahirkan masalah baru.

Masalah baru tersebut berkaitan dengan pendataan dari warga penerima BST yang dianggap tidak tepat sasaran. Sehingga sejumlah masyarakat terpaksa mendatangi Kantor Dinas Sosial Kabupaten Merauke pada Rabu kemarin (20/5).

Dilaporkan Kantor Berita RMOLPapua, masyarakat mendatangi Kantor Dinas Sosial guna mempertanyakan perihal kejelasan bantuan yang hingga saat ini belum tersalurkan dengan baik.


Kedatangan masyarakat untuk memberikan aspirasi ini diterima oleh Kelapa Dinas Sosial dan Kepala Distrik Kabupaten Merauke, Yohanes Samkakai.

Menurut Yohanes Samkakai, khusus untuk BST sudah ada petunjuk dari Kementerian Sosial bahwa daerah bisa mengganti jika ada data orang yang mampu diganti dengan yang tidak mampu. Tetapi kuotanya harus sesuai dengan yang telah diberikan oleh Kemensos.

“BST Ini melalui Kemensos dan sudah ada aturannya. Kami di daerah bisa ganti namun kuotanya tetap sama sesuai dari Kementerian” Jelas Yohanes, Kamis (21/5).

Sehingga, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar. Karena aspirasi dari masyarakat telah disampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merauke, dan masih harus melalui tahapan dan proses, dan tidak bisa langsung menghasilkan keputusan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya