Berita

Prof. Din Syamsuddin/Repro

Nusantara

Din Syamsuddin: Kita Husnudzon Pemerintah Mempertimbangkan Suara Ulama

RABU, 20 MEI 2020 | 17:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menyikapi pertanyaan perihal upaya MUI memberikan masukan kepada pemerintah dalam hal percepatan penanganan wabah virus corona (Covid-19).

“Dewan pimpinan sudah menyampaikan (kepada pemerintah), karena ada dialog termasuk dengan gugus tugas. Bahwa pikiran kita, disampaikan dan tersampaikan dan ada komunikasi,” ujar Din saat jumpa media secara virtual usai rapat pleno, Rabu (20/5).

Atas pertemuan tersebut, Din Syamsudddin berbaik sangka pemerintah akan menaruh perhatian pada masukan dari ulama Indonesia agar dapat menjadi rujukan kebijakan pemerintah.


“Kita berkhusnudzon, pemerintah juga memperhatikan, mempertimbangkan, mendengar suara ulama, dalam pengambilan keputusan selalu dirujuk misal fatwa MUI, ulama, MUI, Wantim memberikan saran dan kritik tadi kita adalah kewajiban ulama,” paparnya.

Pihaknya meminta, agar seluruh pejabat tidak memiliki perbedaan pendapat dalam mengambil suatu kebijakan yang dapat menimbulkan kekacauan di tengah masyarakat dan upaya percepatan penanganan Covid-19 akan terhambat.

“Yang utama, agar pemerintah tadi bersatu padu terus konsisten, jangan ada perbedaan pendapat, di antara elemen-elemen, pejabat-pejabat pemerintah itu sendiri. Karena itu akan membawa kerusakan, kelemahan, dalam upaya kita bersama mengatasi Covid-19,” tutupnya.   

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya