Berita

Sandiaga Uno bersama Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 blusukan di Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Sandiaga Uno Khawatir Relaksasi PSBB Datangkan Gelombang Covid-19 Jilid II

SELASA, 19 MEI 2020 | 14:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aturan pemerintah mengenai percepatan penanganan Covid-19 dinilai membingungkan masyarakat. Hal ini tampak dari adanya aturan yang tumpang tindih di antara para pembantu Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi sempat melontarkan belum ada kebijakan mengenai relaksasi atau pelonggaran PSBB.

Namun, Menteri Erick Thohir telah melayangkan surat edaran kepada seluruh direksi BUMN untuk menginstruksikan anak buah mereka yang berusia 45 tahun ke bawah untuk kembali bekerja.


Selain itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga telah membuka seluruh moda transportasi meski dengan catatan harus membawa dokumen penting agar dapat diizinkan keluar dari zona merah.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19, Sandiaga Solahuddin Uno menyampaikan pemerintah perlu mengkaji kembali wacana kebijakan relaksasi PSBB.

“Mbak Raiza bisa lihat sendiri, di sini (Pasar Manggis) saja penuh, enggak usah di bandara. Jadi relaksasi PSBB ini perlu berdasar data-data medis, apakah sudah bisa dilakukan relaksasi,” ujar Sandiaga kepada Kantor Berita Politik RMOL di Kawasan Jakarta Selatan, Selasa (19/5).

Menurutnya, jika pemerintah tidak berhati-hati dalam membuat kebijakan pelonggaran PSBB. Maka, tidak menutup kemungkinan adanya gelombang kedua penyebaran Covid-19 yang akan menelan korban jiwa lebih banyak dari sebelumnya.

“Karena, kalau tidak hati-hati, bisa kena gelombang berikutnya, jangan sampai tidak disiplin. Akhirnya, tingkat masyarakat yang tertular semakin tinggi. Patuhi anjuran pemerintah di rumah saja, pakai masker,” tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya