Berita

Pegiat HAM, Haris Azhar/Net

Politik

Haris Azhar: Jokowi Seperti Dikelilingi Orang Yang Tidak Mikirin Rakyat

SENIN, 18 MEI 2020 | 14:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Janji Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu terus ditagih. Terlebih saat ini memasuki bulan Mei, bulan yang penuh dugaan pelanggaran di tahun 1998.

Hingga saat ini, janji Jokowi yang pernah diucap dalam debat Pilpres 2019 itu sebatas isapan jempol belaka dan seolah hanya tinggal janji manis yang digunakan untuk mendulang suara pada Pemilu lalu.

“Nggak ada. Dia mah bohong soal-soal gitu (penyelesaian kasus HAM berat). Dibohongin. Nggak ada yang diselesain,” ujar pegiat HAM, Haris Azhar kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (18/5).


Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Haris Azhar ini menilai Jokowi seperti anti rakyat. Tidak peduli ada kenangan masa lalu rakyat yang masih belum terang benderang.

Menurutnya, apa yang ada dilakukan Jokowi dan jajaran sebatas mencari keuntungan, tanpa peduli dengan yang dialami rakyat.

"Menurut saya orang ini (Jokowi) dikelilingi sama orang-orang yang memang tidak mikirin rakyat. Mereka mikirnya bagaimana balikin modal. Cari untung," kesalnya.

"Mereka memakzulkan lembaga-lembaga demokrasi. Nah itu yang dipikirkan rezim ini. Kalau soal rakyat dibahasnya ruwet,” demikian Haris Azhar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya